<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463</id><updated>2011-04-21T14:03:56.531-07:00</updated><category term='agama'/><category term='resep'/><category term='debate'/><category term='tokoh'/><category term='seni'/><title type='text'>aMaZiNG Think</title><subtitle type='html'>BLOG SEORANG REMAJA BIASA YANG SEDANG MENCARI SEBUTIR KEBENARAN HIDUP YANG SEJATI DAN HAKIKI</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://glembo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-2693443638689505602</id><published>2007-12-24T04:13:00.000-08:00</published><updated>2007-12-24T04:20:46.837-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>95 Dalil Martin Luther</title><content type='html'>1. Tuhan dan Guru kita Yesus Kristus, ketika Ia mengucapkan "Bertobatlah," dan seterusnya, menyatakan bahwa seluruh hidup orang-orang yang percaya harus diwarnai dengan pertobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kata ini tidak boleh dimengerti mengacu kepada hukuman sakramental; maksudnya, berkaitan dengan proses pengakuan dan pelepasan (dosa), yang diberikan oleh imam-imam yang dilakukan di bawah pelayanan imam-imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dan, pertobatan tidak hanya mengacu pada penyesalan batiniah; tidak, penyesalan batiniah semacam itu tidak ada artinya, kecuali secara lahiriah menghasilkan pendisiplinan diri terhadap keinginan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jadi, hukuman itu terus berlanjut selama ada kebencian pada diri sendiri - maksudnya, penyesalan batin yang sejati berlanjut: yaitu, sampai kita masuk ke dalam kerajaan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Paus tidak memiliki kekuatan maupun kuasa untuk mengampuni kesalahan apa pun, kecuali yang telah ia diberikan dengan otoritasnya sendiri, atau oleh peraturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Paus tidak memiliki kuasa untuk mengampuni dosa apa pun, kecuali dengan menyatakan dan menjaminnya te1ah diampuni Allah; atau setidaknya ia dapat memberikan pengampunan pada kasus-kasus yang menjadi tanggung jawabnya, da1am kasus tersebut, jika kuasanya diremehkan, kesalahan akan tetap ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Allah tidak pernah mengampuni dosa apa pun, tanpa pada saat yang sama Dia menundukkan diri manusia itu, merendahkan diri da1am sega1a sesuatu, kepada otoritas imam, wakilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Peraturan pengakuan dosa hanya dikenakan pada orang yang hidup dan tidak seharusnya dikenakan pada orang yang mati; menurut peraturan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Oleh karena itu Roh Kudus berkarya da1am diri Paus me1akukan hal yang baik bagi kita, sejauh da1am keputusannya, Paus se1a1u membuat perkecualian terhadap aturan ten tang kematian dan nasib seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Imam-imam bertindak salah dan tanpa pengetahuan,jika dalam kasus orang yang sekarat, mengganti hukuman kanonik dengan api penyucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Benih ilalang tentang mengubah hukuman kanonik menjadi hukuman di api penyucian tampaknya tentu saja telah ditaburkan sementara para uskup tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Pada mulanya, hukuman kanonik dikenakan bukan sesudah, melainkan sebe1um pengampunan, sebagai ujian untuk pertobatan mendalam yang sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Orang yang sekarat melunasi semua hukuman dengan kematian, dianggap sudah mati sesuai hukum kanon dan mendapat hak dilepaskan dari hukum kanon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Kebaikan atau kasih yang tidak sempurna dari orang yang sekarat pasti menyebabkan ketakutan yang besar; dan makin sedikit kebaikan atau kasihnya, makin besar ketakutan yang diakibatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Rasa takut dan ngeri tersebut sudah cukup bagi dirinya sendiri, tanpa berbicara hal-hal lain, tanpa ditambah penderitaan di api penyucian karena hal itu sangat de kat dengan kengerian keputusasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Neraka, api penyucian, dan surga tampak berbeda seperti halnya keputusasaan, hampir putus asa, dan kedamaian pikiran itu berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Jiwa da1am api penyucian, tampaknya harus seperti ini: saat kengerian menghilang, kasih meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Namun, hal itu tampaknya tidak terbukti dengan penalaran apa pun atau ayat Alkitab mana pun, api penyucian berada di luar kebaikan seseorang atau meningkatnya kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Hal itu juga tidak terbukti; bahwa jiwa dalam api penyucian yakin dan mantap dengan berkat mereka sendiri; mereka semua, bahkan jika kita bisa sangat yakin dengan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Oleh karena itu Paus, ketika ia berbicara ten tang pengampunan sepenuhnya dari semua hukuman, itu bukan sekadar bermakna semua dosa, melainkan hanya hukuman yang ia jatuhkan sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Jadi, para pengkhotbah pengampunan dosa, yang berkata bahwa dengan surat pengampunan dosa dari Paus, seseorang dibebaskan dan diselamatkan dari semua hukuman, melakukan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Sebab sesungguhnya ia tidak menghapuskan hukuman, yang harus mereka bayar dalam kehidupan sesuai dengan peraturan, bagi jiwa-jiwa di api penyucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Jika pengampunan sepenuhnya bagi semua hukuman bisa diberikan kepada seseorang, sudah tentu tidak akan diberikan kepada seorang pun kecuali orang yang paling sempurna - yaitu, kepada sangat sedikit orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Oleh karena itu sebagian besar orang pasti tertipu dengan janji pembebasan dari hukuman yang bersifat tidak pandang bulu dan sangat manis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Kekuasaan seperti itu dimiliki Paus atas api penyucian secara umum, seperti halnya dimiliki setiap uskup di keuskupannya dan setiap imam di jemaatnya sendiri, secara khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Paus bertindak dengan benar dengan memberikan pengampunan dosa kepada jiwa-jiwa, bukan dengan kekuasaan kunci-kunci (yang tak ada gunanya dalam hal ini), meLainkan dengan doa syafaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Orang yang berkata bahwa jiwa seseorang terlepas dari api penyucian segera setelah uang dimasukkan ke dalam peti yang menimbulkan bunyi gemerencing, berkhotbah dengan gila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Sudah tentu, ketika uang yang dimasukkan dalam peti menimbulkan bunyi gemerencing, ketamakan, dan keuntungan mungkin meningkat, tetapi doa syafaat gereja tergantung pada kehendak Allah semata-mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Siapa tahu apakah semua jiwa di api penyucian ingin dibebaskan darinya atau tidak, sesuai dengan cerita yang dikisahkan tentang Santo Severinus dan Paschal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Tidak ada seorang pun yang yakin tentang realita perasaan berdosanya sendiri, terlebih-lebih pencapaian pengampunan dosa seluruhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Seperti halnya petobat sejati itu jarang, demikian juga orang yang sungguh-sungguh membeli surat pengampunan dosa itu jarang - maksudnya, sangat jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Orang yang percaya bahwa, melalui surat pengampunan dosa, mereka dijamin mendapatkan keselamatan mereka, akan dihukum secara kekal bersama dengan guru-guru mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Kita harus secara khusus berhati-hati terhadap orang yang berkata bahwa surat pengampunan dari Paus ini merupakan karunia Allah yang tak ternilai harganya, yang menyebabkan seseorang diperdamaikan dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Sebab kasih karunia yang disalurkan melalui pengampunan ini hanya berkaitan dengan hukuman untuk memenuhi hal-hal yang bersifat sakramen, yang ditentukan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Orang yang mengajar bahwa penyesalan yang mendalam itu tidak diperlukan oleh orang-orang yang membeli jiwa-jiwa keluar dari api penyucian atau membeli lisensi pengakuan, tidak mengkhotbahkan doktrin Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Setiap orang Kristen yang merasakan penyesalan yang sejati akan mendapatkan pengampunan dosa seluruhnya yang sejati dari penderitaan dan rasa bersalah, bahkan meskipun tanpa surat pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Setiap orang Kristen sejati, entah yang hidup atau yang mati, mendapatkan bagian dalam semua berkat Kristus dan gereja yang diberikan kepadanya oleh Allah meskipun tanpa surat pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Namun, pengampunan dosa, yang dilakukan oleh Paus, tidak boleh dipandang rendah dengan cara apa pun sebab pengampunan, seperti saya katakan, merupakan pernyataan pengampunan dosa dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Menekankan dampak pengampunan dosa yang besar dan pada saat yang sama menekankan pentingnya penyesalan yang sejati di mata orang-orang, merupakan hal yang paling sulit, bahkan juga untuk teolog yang paling terpelajar sekalipun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Penyesalan yang sejati mendambakan dan mencintai hukuman, sementara hadiah pengampunan dosa menjadikannya lega dan membuat manusia membencinya, atau paling tidak memberikan kesempatan bagi mereka untuk membencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Pengampunan dosa apostolikharus dinyatakan dengan penuh hati-hati,jika tidak, orang-orang secara salah akan menduga hal itu diletakkan pada perbuatan baik kasih lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa Paus tidak pernah berpikir bahwa pembelian surat pengampunan dosa dalam cara apa pun bisa dibandingkan dengan karya kasih karunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa orang yang memberi kepada orang miskin, atau memberi pinjaman kepada orang yang kekurangan, berbuat lebih baik daripada jika ia membeli surat pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Karena, me1alui kasih, kasih meningkat, dan manusia menjadi lebih baik; sementara melalui surat pengampunan dosa, ia tidak menjadi lebih baik, tetapi hanya lebih bebas dari hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa orang yang memandang seseorang yang kekurangan dan melewatinya, memberikan uang untuk mendapatkan pengampunan dosa, tidak sedang membeli surat pengampunan dosa dari Paus untuk dirinya sendiri, tetapi murka Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa, kecuali mereka memiliki kekayaan yang berlimpah, mereka terikat untuk melakukan hal yang perlu untuk dipakai bagi keperluan rumah tangga mereka sendiri dan dengan cara apa pun tidak boleh menghamburkannya untuk mendapatkan surat pengampunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa, meskipun mereka bebas untuk membeli surat pengampunan dosa, mereka tidak diwajibkan untuk melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa Paus, dalam memberikan pengampunan, memiliki kebutuhan lebih banyak dan keinginan lebih banyak agar doa yang tekun dinaikkan baginya, daripada uang yang sudah siap untuk dibayarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa pengampunan dari Paus itu berguna,jika mereka tidak meletakkan kepercayaan mereka penyucian; tetapi paling berbahaya, jika melaluinya mereka kehilangan rasa takut mereka kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa,jika Paus mengetahui tuntutan para pengkhotbah pengampunan dosa, ia akan lebih menyukai jika Basilika St. Petrus dibakar sampai menjadi abu, daripada dibangun dengan kulit, daging, dan tulang domba-dombanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Orang-orang Kristen harus diajar bahwa, seperti halnya merupakan kewajiban, demikian juga itu merupakan harapan Paus yang jika perlu menjual Basilika St. Petrus dan memberikan uangnya sendiri kepada banyak orang, yang darinya para pengkhotbah pengampunan dosa menarik uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Sia-sialah harapan untuk mendapatkan keselamatan melalui surat-surat pengampunan dosa, bahkan sekalipun itu komisaris, tidak, bahkan Paus sendiri - harus menjanjikan jiwanya sendiri bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Orang yang, demi memberitakan pengampunan dosa, mengutuk firrnan Allah untuk meredakan ketenangan di gereja lainnya, adalah musuh Kristus dan Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Kesalahan dilakukan terhadap firman Allah jika, dalam khotbah yang sama, waktu yang sama atau lebih lama dihabiskan untuk membahas surat pengampunan daripada untuk membahas firman Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Menurut pikiran Paus jika surat pengampunan, yang merupakan masalah yang sangat kecil, dirayakan dengan satu bel, satu prosesi, dan satu seremoni; Injil, yang merupakan masalah yang sangat besar, seharusnya diberitakan dengan ratusan bel, ratusan prosesi, dan ratusan seremoni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Kekayaan gereja yang menyebabkan Paus mengeluarkan surat pengampunan dosa, tidak cukup didiskusikan atau dikenal di antara umat Kristus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Tampak jelas bahwa kekayaan tersebut bukanlah kekayaan semen tara; sebab kekayaan tersebut tidak untuk dibagikan secara gratis, tetapi hanya ditimbun oleh banyak pengkhotbah surat pengampunan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Kekayaan itu juga bukan kebaikan Kristus dan para Rasul; sebab tanpa peran Paus, kebaikan selalu menghasilkan kasih karunia kepada manusia rohani; dan salib, kematian, dan neraka bagi manusia lahiriah.&lt;br /&gt;59. St. Lawrence berkata bahwa harta benda gereja adalah orang-orang miskin di gereja, tetapi ia berbicara menurut penggunaan kata itu pada zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Kami tidak tergesa-gesa berbicara jika kami berkata bahwa kunci gereja, yang diserahkan melalui kebaikan Kristus, adalah kekayaan itu.&lt;br /&gt;61. Sangat jelas bahwa kuasa Paus pada hakikatnya sudah memadai untuk mengampuni hukuman dan kasus-kasus yang khusus diberikan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Kekayaan gereja yang sejati adalah Injil Kudus dari kemuliaan dan kasih karunia Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Namun, kekayaan itu paling dibenci karena membuat orang yang pertama menjadi yang terkemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Sementara kekayaan surat pengampunan dosa paling diterima karena membuat yang terakhir menjadi yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Oleh karena itu kekayaan Injil adalah jala, yang pada mulanya digunakan untuk menjala orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;66. Kekayaan surat pengampunan dosa adalah jala yang sekarang digunakan untuk menjala kekayaan orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;67. Surat pengampunan dosa, yang dipromosikan secara jelas oleh para pengkhotbah sebagai kasih karunia terbesar, dipandang sungguh-sungguh seperti itu sepanjang berkaitan dengan meningkatnya keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;68. Namun, dalam kenyataan, surat itu tidak berarti apa-apa jika dibandingkan dengan kasih karunia Allah dan kesalehan karena salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;69. Uskup dan imam terikat untuk menerima komisaris kepausan yang mengurusi surat pengampunan dengan segala kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;70. Namun, mereka masih terikat untuk melihatnya dengan segenap mata mereka dan memerhatikan dengan segenap telinga mereka supaya orang-orang ini tidak mengkhotbahkan keinginan mereka sendiri, namun mengkhotbahkan apa yang diperintahkan oleh Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;71. Biarlah orang yang berbicara menentang kebenaran surat pengampunan dosa Paus terkucil dan terkutuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;72. Namun, pada sisi lain, orang yang mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menentang hawa nafsu dan penye1ewengan kebebasan para pengkhotbah pengampunan, biarlah ia diberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;73. Seperti halnya Paus secara adil menghardik orang yang menggunakan berbagai cara untuk merusak perdagangan surat pengampunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;74. Terlebih-lebih jika ia menghardik orang yang, dengan dalih surat pengampunan, menggunakannya sebagai alasan untuk merusak kasih kudus dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;75. Berpikir bahwa sur at pengampunan Paus memiliki kuasa sedemikian sehingga mereka bisa membebaskan manusia bahkan jika - meskipun itu tidak mungkin - ia telah bersalah kepada Bunda Allah, merupakan kegilaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;76. Sebaliknya, kami meneguhkan bahwa surat pengampunan Paus tidak bisa menghapuskan dosa paling remeh sekalipun, sepanjang hal itu terkait dengan kesalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;77. Ungkapan yang mengatakan bahwa seandainya St. Petrus menjadi Paus sekarang, ia tidak bisa memberikan kasih karunia yang lebih besar, merupakan penghujatan kepada St. Petrus dan Paus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;78. Kami sebaliknya meneguhkan bahwa Paus saat ini atau Paus lain mana pun memiliki kasih karunia yang lebih besar yang dapat digunakan menurut kehendaknya - yaitu, InjiI, kuasa, karunia kesembuhan, dan sebagaimana tertulis (1 Korintus XII.9.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;79. Mengatakan bahwa salib yang dihiasi panji-panji kepausan merniliki kuasa yang sama dengan salib Kristus, merupakan penghujatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;80. Uskup, imam, dan teolog yang mengizinkan khotbah semacam itu beredar di antara umat, harus memberikan pertanggung-jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;81. Khotbah mengenai surat pengampunan dosa yang tidak terkontrol ini bukanlah hal yang mudah, bahkan juga bagi orang terpelajar, tidak bisa menyelamatkan Paus dari fitnah, atau, dalam semua peristiwa, pertanyaan kritis kaumawam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;82. Misalnya: "Mengapa Paus tidak mengosongkan api penyucian demi kasih yang paling kudus, dan kebutuhan jiwa yang mendesak - ini menjadi yang paling benar dari semua alasan - jika ia menebus jumlah jiwa yang tidak terbatas demi hal yang paling hina, uang, untuk digunakan membangun Basilika - ini menjadi alasan yang paling sepele?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;83. Sekali lagi: "Mengapa misa penguburan dan misa peringatan hari kematian masih berlanjut, dan mengapa Paus tidak mengembalikan, atau mengizinkan penarikan dana yang diwariskan untuk tujuan ini; karena hal ini merupakan kesalahan untuk berdoa bagi orang-orang yang sudah ditebus?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84. Sekali lagi: "Apakah karena kesalehan yang baru kepada Allah dan Paus, maksudnya, demi uang, pejabat gereja mengizinkan orang yang tidak beriman dan musuh Allah untuk menebus jiwa-jiwa yang saleh dan mengasihi Allah dari api pencucian, namun tidak menebus jiwa yang saleh dan terkasih itu, berdasarkan kasih yang cuma-cuma, demi kebutuhannya jiwa-jiwa itu sendiri?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;85. Sekali lagi: "Mengapa peraturan tentang penyesalan dosa, yang sudah lama dihapuskan dan mati dalam kenyataannya karena tidak digunakan, sekarang dipatuhi lagi dengan memberikan surat pengampunan dosa, seolah-olah peraturan-peraturan tersebut masih hidup dan berlaku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;86. Sekali lagi: "Mengapa Paus, yang kekayaannya saat ini jauh lebih banyak daripada orang yang paling kaya di antara orang kaya, tidak membangun Basilika St. Petrus dengan uangnya sendiri, sebaliknya dengan uang dari. orang-orang percaya yang miskin?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;87. Sekali lagi: "Apa yang diampuni at au dianugerahkan Paus kepada orang-orang, yang dengan penyesalan yang dalam dan sempurna, merniliki hak untuk mendapatkan pengampunan dan berkat yang sempurna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;88. Sekali lagi: "Berkat yang lebih besar apakah yang akan diterima gereja jika Paus, tidak satu kali, seperti yang ia lakukan sekarang, memberikan peng¬ampunan dosa dan berkat seratus kali sehari kepada setiap orang yang setia dalam iman?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;89. Oleh karen a keselamatan jiwa, bukannya uang, yang dicari Paus melalui surat pengampunannya, mengapa ia menunda surat-surat dan pengampunan dosa yang diberikan sejak lama karen a keduanya sama-sama manjur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;90. Untuk menindas keberatan dan argumen kaum awam dengan kekuatan semata-mata dan tidak menyelesaikannya dengan memberikan penjelasan, berarti memberi kesempatan kepada gereja dan Paus untuk dicemooh musuh-rnusuh mereka dan membuat orang-orang Kristen tidak senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;91. jika, kemudian, pengampunan dikhotbahkan sesuai semangat dan pikiran Paus, sernua pertanyaan ini akan diselesaikan dengan mudah - tidak, bahkan tidak akan ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;92. Jadi, menyingkirlah, semua nabi yang berkata kepada umat Kristus, "Damai, damai," dan tidak ada damai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;93. Diberkatilah semua nabi yang berkata kepada umat Kristus, "Salib, salib," dan tidak ada salib!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;94. Orang-orang Kristen harus dinasihati untuk setia mengikuti Kristus Sang Kepala mereka melalui penderitaan, kematian, dan neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;95. Dan dengan demikian yakin untuk memasuki surga melalui penganiayaan, bukannya melalui damai sejahtera yang palsu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-2693443638689505602?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/2693443638689505602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/2693443638689505602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/12/95-dalil-martin-luther.html' title='95 Dalil Martin Luther'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5166402405109007165</id><published>2007-11-17T21:09:00.000-08:00</published><updated>2007-11-17T21:12:59.186-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resep'/><title type='text'>Resep Nasi Goreng Spesial ala Edoardo</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;BAHAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 1 piring nasi putih&lt;br /&gt;• 100 gram buncis, potong tipis&lt;br /&gt;• 150 gram kentang, potong tipis&lt;br /&gt;• 150 gram stroberi, potong tipis&lt;br /&gt;• 75 gram tahu, potong dadu kecil&lt;br /&gt;• 3 potong ampela ayam, direbus lalu iris tipis&lt;br /&gt;• 100 gram taoge matang, potong tipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;BUMBU :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• 1½ sendok makan margarin&lt;br /&gt;• 3 siung bawang putih, tumbuk halus&lt;br /&gt;• 1 butir kuning telor bebek&lt;br /&gt;• 5 butir bawang merah, tumbuk halus&lt;br /&gt;• 3 sendok saos sambal extra pedas&lt;br /&gt;• 2 sendok teh garam&lt;br /&gt;• 1 sdm air jeruk nipis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#3366ff;"&gt;CARA MEMBUAT :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-         rebus buncis, kentang, stroberi, tahu, ampela ayam, dan taoge selama kurang lebih 5 menit&lt;br /&gt;-         tumis margarin, bawang putih, bawang merah dan telor bebek di dalam wajan dalam api kecil&lt;br /&gt;-         tumis sampai bumbu merata&lt;br /&gt;-         setelah 3 menit, masukkan nasi putih ke dalam wajan&lt;br /&gt;-         aduk merata dan masukkan semua bahan yang telah direbus&lt;br /&gt;-         setelah harum, tambahan air jeuk nipis, saos dan garam kedalam masakan, tumis selama 10 menit dalam api sedang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;UNTUK 1 PORSI, SELAMAT MENCOBA&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5166402405109007165?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5166402405109007165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5166402405109007165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/resep-nasi-goreng-spesial-ala-edoardo.html' title='Resep Nasi Goreng Spesial ala Edoardo'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-4172487439086743713</id><published>2007-11-17T20:57:00.000-08:00</published><updated>2007-11-17T21:12:17.157-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>Fikrotul Aziizah's Life Trip</title><content type='html'>HWAHWAHWA...&lt;br /&gt;Nie aku berhasil ngambil salah satu cerita cinta temenku yang namanya Fikrotul Aziizah anak SMANTIGDA...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku punya cerita yang mungkin rada’ betein and rada’ bete tapi itulah jalan hidup yang kudu aku tempuh,,,,,,,,,&lt;br /&gt;Diawali dengan tahun baru 2 tahun yang lalu tepatnya tahun 2004   yang uda kelewat 3 bulan tepatnya bulan maret aku ketemu ama cowok, dia itu mantan kakak kelasku SMP namanya SETYA nama lengkapnya ANGGUN PRASETYAWAN anak smu 1 sidoarjo dia itu gak cakep tapi gak tau kenapa aku suka ma dia pas pertama kali ketemu???truys,,3 bulan kita pedekate yah rasanya indah-indah getowww,ih……gue jadi malu yah maklumlah namanya juga pedekate pasti indah donk pas akhir bulan mei tepatnya tanggal 31 mei 2004 aku jadian ama dia,,,uhhh….seneng deh apalagi pas dia bilang I’M FIRST GIRLFRIEND FOR HIM,,,,ABCD Aduh Bok Cafek Deh,kepala ku jadi gede banget.awalnya aku gak percaya,tapi setelah Tanya kanan-kiri beneran aku itu pacar pertamanya dia,,,,aku dimanjain banget ma dia seneng deh…..itulah pacaran pertama yang terindah dalam hidupku(andai waktu dapat ku putar)…. Tanggal 13 juni 2004 juga pertama kali ultah_Q dengan status punya cowok alias aku gak jomblo,,,&lt;br /&gt;        Tapi,,,,sayangg…….banget  1,5 bulan kemudian aku putusin dia.Kalau gak salah waktu itu,aku alasannya aku uda gak cocok ma dia,,padahal dalan hati kecilku aku juga masih sayang ma dia,,,,eh seetelah 2 minggu kemudian aku baru nyadar kalau aku tuh bosen ama dia,,alias uda punya pemandangan baru,,,tapi ternyata cowok yang aku sukai itu anaknya dingin banget,,,,sukanya Cuma ngeliatin doank dari jauh geto,,,bukannya ge-er tapi kenyataanya emank kayak geto…&lt;br /&gt;        2 bulan kemudian,aku baru sadar and nyesel banget kenapa dulu aku mutusin dia,,,,ternyata AKU MASIH SAYANG MA DIA,,,awalnya sie gak ada yang tau tentang prasaan_Q ini,,,tapi sepintar-pintarnya aku nyembunyiin semua itu,,,temen2 deket_Q tau juga,,,,….aku disuruh balik ma dia,,tapi aku gak brani aku takut nyakitin dia lagi,,,,apalagi aku uda buat komitmen buat gak pacaran selama smp kelas 3,,,,,satu tahun kemudian aku lulus and keterima di smu 3 sidoarjo,,,artinya juga uda 2 tahun aku nyimpen prasaan nie,,,tanpa dia tau kalau aku masih sayang dia,,,.rasa sayang_Q ke dia ini bikin aku ngebet masuk smu 1 sda,,,tapi begitu tau aku gak masuk smu 1 aku nangis darah getoooo(he….3x Cuma kiasan)yah,,,aku sedih aja gak keterima di smu1,,,but whatever-lah aku terima aja apa adanya,,,,,,,,ampe akhirnya butuh waktu 2 bulan buat aku nrima bahwa sekarang status_Q adalah siswi smu 3 sda&lt;br /&gt;        Oke,,,sekarang ganti cerita lagi,,,waktu aku jadian ma setya aku dikenalin ma pren2nya,ada 4 cowok yang aku kenal namanya Reno,,,Radit (adit),Dimas,ama Taufik tapi aku lebih deketnya ma reno and adit,,,coz mereka itu baekz banget,,,,pokoknya baekz banget deh,,,,,,&lt;br /&gt;Waktu aku kenalan ama mereka aku smp kelas 2 trus ketemuan pas aku smp kelas 3,,,,,selang 1 tahun kemudian aku ketemuan lagi ma reno,,,,wuih….dia tambah cakep kalau dibandingin dulu waktu rambutnya keriting,,,,, nah gara2 dia berubah itulah,,aku suka ma dia,,,&lt;br /&gt;        Pas sadar kalau aku suka ma di,,,aku banjir airmata selama 1 bulan lantaran reno itu suka ama pren deket_Q pren deketku banget,,,,,apalagi reno minta aku  nyomblangin ma temen_Q itu,,,masa’ mak comblang suka ma target yang mao dicomblangin??????? Akhirnya prasaan ini ku pendam sendiri,,,ampe sekarang temen_Q itu gak tau,,,pokoknya gak ada yang tau kecuali temen SMA_Q and Allah,,,,lagian aku gak pengen temen_Q itu gak tau tapi klau dia tau,,,pasti dia rada’ gimana geto ma aku,,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampe sekarang,,,,aku masih suka ma dia and mantan_Q itu jadi aku suka ma dua orang yang merupakan pren deket aduh…….tau ah,,,,,aku bete’,,,gara2 nyukain mereka kalau gak salah 4 cowok aku tolak dari mulai anak MU ampe temen_Q anak SMP 2 sda,,,he…….3x&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;JAUH DI LUBUK HATIKU&lt;br /&gt;MASIH TERUKIR NAMAMU&lt;br /&gt;JAUH DIDASAR JIWA_Q&lt;br /&gt;ENGKAU MASIH KEKASIH_Q&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-4172487439086743713?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4172487439086743713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4172487439086743713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/fikrotul-aziizahs-life-trip.html' title='Fikrotul Aziizah&apos;s Life Trip'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5273270972643994749</id><published>2007-11-17T20:41:00.001-08:00</published><updated>2007-11-17T21:12:41.088-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>The Book of Mormon, Another False Testament</title><content type='html'>An Account Written by The Hand of Mormon&lt;br /&gt;Upon Plates taken from The Plates of Nephi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wherefore, it is abridgment of the record of the  people  of&lt;br /&gt;Nephi,  and also of the Lamanites --Written to the Lamanites,&lt;br /&gt;who are a remnant of the house of Israel; and  also  to  Jew&lt;br /&gt;and  Gentile-- Written by way of commandment, and also by the&lt;br /&gt;spirit of prophecy and of revelation --Written and sealed up,&lt;br /&gt;and  hid up unto the Lord, that they might not be destroyed--&lt;br /&gt;To come forth  by  the  gift  and  power  of  God  unto  the&lt;br /&gt;interpretation  thereof  --Sealed  by the hand of Moroni, and&lt;br /&gt;hid up unto the Lord, to come forth in due time  by  way  of&lt;br /&gt;the Gentile-- The interpretation thereof by the gift of God.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An  abridgment taken from the Book of Ether also, which is a&lt;br /&gt;record of the people of Jared, who  were  scattered  at  the&lt;br /&gt;time  the  Lord  confounded the language of the people, when&lt;br /&gt;they were building a tower to get to  heaven  --Which  is  to&lt;br /&gt;show  unto  the  remnant  of  the House of Israel what great&lt;br /&gt;things the Lord hath done for their fathers; and  that  they&lt;br /&gt;may  know  the covenants of the Lord, that they are not cast&lt;br /&gt;off forever --And also to convincing of the Jew  and  Gentile&lt;br /&gt;that  Jesus  is  the  CHRIST,  the  are  faults they are the&lt;br /&gt;mistakes of men; wherefore, condemn not the things  of  God,&lt;br /&gt;that  ye  may  be  found  spotless  at  the judgment seat of&lt;br /&gt;Christ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Translated by Joseph Smith, Jun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Published by  The  Church  of  Jesus  Christ  of  Latter-day&lt;br /&gt;Saints, Salt Lake City, Utah, USA, 1987&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTRODUCTION&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Book of Mormon is a volume of holy scripture  comparable&lt;br /&gt;to  the  Bible.  It  is  a record of God's dealings with the&lt;br /&gt;ancient inhabitants of the Americas and  contains,  as  does&lt;br /&gt;the Bible, the fullness of the everlasting gospel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  book was written by many ancient prophets by the spirit&lt;br /&gt;of prophecy and revelation. Their  words,  written  on  gold&lt;br /&gt;plates,  were  quoted  and  abridged  by a prophet historian&lt;br /&gt;named Mormon. The record  gives  an  account  of  two  great&lt;br /&gt;civilizations.  One  came  from  Jerusalem  in  600  BC, and&lt;br /&gt;afterward separated into two nations, known as the  Nephites&lt;br /&gt;and the Lamanites. The other came much earlier when the Lord&lt;br /&gt;confounded the tongues at the Tower of Babel. This group  is&lt;br /&gt;known  as  the  Jaredites. After thousands of years all were&lt;br /&gt;destroyed except the Lamanites, and they are  the  principal&lt;br /&gt;ancestors of the American Indians.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  crowning  event  recorded  in the Book of Mormon is the&lt;br /&gt;personal  ministry  of  the  Lord  Jesus  Christ  among  the&lt;br /&gt;Nephites  soon  after  his  resurrection.  It puts forth the&lt;br /&gt;doctrines of the gospel outlines the plan of salvation,  and&lt;br /&gt;tells  men  what they must do to gain peace in this life and&lt;br /&gt;eternal salvation in the life to come.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After  Mormon  completed  his  writings,  he  delivered  the&lt;br /&gt;account  to his son Moroni, who added a few words of his own&lt;br /&gt;and hid up the plates in the hill Cumorah. On  September  21&lt;br /&gt;1823,  the  same  Moroni  then a glorified resurrected being&lt;br /&gt;appeared to the Prophet  Joseph  Smith  and  instructed  him&lt;br /&gt;relative  to the ancient record and its destined translation&lt;br /&gt;into the English language.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In due course the plates were delivered to Joseph Smith, who&lt;br /&gt;translated  them by the gift and power of God. The record is&lt;br /&gt;now published in many languages  as  a  new  and  additional&lt;br /&gt;witness  that  Jesus Christ is the Son of the living God and&lt;br /&gt;that all who will come  unto  him  and  obey  the  laws  and&lt;br /&gt;ordinances of his gospel may be saved.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Concerning  this  record  the  Prophet Joseph Smith said: "I&lt;br /&gt;told the brethren that the  Book  of  Mormon  was  the  most&lt;br /&gt;correct  of  any  book  on  earth  and  the  keystone of our&lt;br /&gt;religion and a man would get nearer to God by abiding by its&lt;br /&gt;precepts, than by any other book."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In  addition  to  Joseph Smith, the Lord provided for eleven&lt;br /&gt;others to see the gold  plates  for  themselves  and  to  be&lt;br /&gt;special  witnesses  of the truth and divinity of the Book of&lt;br /&gt;Mormon. Their written testimonies are included  herewith  as&lt;br /&gt;"The  Testimony  of  Three  Witnesses" and "The Testimony of&lt;br /&gt;Eight Witnesses."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We invite all men everywhere to read the Book of Mormon,  to&lt;br /&gt;ponder  in their hearts the message it contains, and then to&lt;br /&gt;ask God, the Eternal Father, in the name of  Christ  if  the&lt;br /&gt;book  is true. Those who pursue this course and ask in faith&lt;br /&gt;will gain a testimony of its truth and divinity by the power&lt;br /&gt;of the Holy Ghost. (See Moroni 10: 3-5.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Those who gain this divine witness from the Holy Spirit will&lt;br /&gt;also come to know by the same power that Jesus Christ is the&lt;br /&gt;Savior  of the world, that Joseph Smith is his revelator and&lt;br /&gt;prophet in these last days and  that  The  Church  of  Jesus&lt;br /&gt;Christ  of Latter-day Saints is the Lords kingdom once again&lt;br /&gt;established on the earth, preparatory to the  second  coming&lt;br /&gt;of the Messiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE TESTIMONY OF THREE WITNESSES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BE IT KNOWN unto all nations, kindreds, tongues, and people,&lt;br /&gt;unto whom this work shall come: That we, through  the  grace&lt;br /&gt;of  God the Father, and our Lord Jesus Christ, have seen the&lt;br /&gt;plates which contain this record, which is a record  of  the&lt;br /&gt;people  of Nephi, and also of the Lamanites, their brethren,&lt;br /&gt;and also of the people of Jared, who came from the tower  of&lt;br /&gt;which hath been spoken. And we also know that they have been&lt;br /&gt;translated by the gift and power of God, for his voice  hath&lt;br /&gt;declared  it unto us; wherefore we know of a surety that the&lt;br /&gt;work is true. And we also testify  that  we  have  seen  the&lt;br /&gt;engravings  which  are  upon  the plates; and they have been&lt;br /&gt;shown unto us by the power of God, and not of  man.  And  we&lt;br /&gt;declare  with  words of soberness, that an angel of God came&lt;br /&gt;down from heaven, and he brought and laid before  our  eyes,&lt;br /&gt;that  we  beheld  and  saw  the  plates,  and the engravings&lt;br /&gt;thereon. and we know that it is by  the  grace  of  God  the&lt;br /&gt;Father,  and  our Lord Jesus Christ, that we beheld and bear&lt;br /&gt;record that these things are true. And it  is  marvelous  in&lt;br /&gt;our  eyes.  Nevertheless, the voice of the Lord commanded us&lt;br /&gt;that we should bear record of it; wherefore to  be  obedient&lt;br /&gt;unto  the  commandments  of  God, we bear testimony of these&lt;br /&gt;things. And we know that if we are faithful  in  Christ,  we&lt;br /&gt;shall rid our garments of the blood of all men, and be found&lt;br /&gt;spotless before the judgment seat of Christ, and shall dwell&lt;br /&gt;with  him  eternally in the heavens. And the honor be to the&lt;br /&gt;Father, and to the Son, and to the Holy Ghost, which is  one&lt;br /&gt;God. Amen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OLIVER COWDERY&lt;br /&gt;DAVID WHITMER&lt;br /&gt;MARTIN HARRIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE TESTIMONY OF EIGHT WITNESSES&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BE IT KNOWN unto all nations, kindreds tongues, and  people,&lt;br /&gt;unto  whom this work shall come: That Joseph Smith Jun., the&lt;br /&gt;translator of this work, has shown unto  us  the  plates  of&lt;br /&gt;which  hath  been spoken, which have the appearance of gold;&lt;br /&gt;and as many of the leaves as the said Smith  has  translated&lt;br /&gt;we did handle with our hands; and we also saw the engravings&lt;br /&gt;thereon, all of which has the appearance  of  ancient  work,&lt;br /&gt;and  of  curious  workmanship.  And this we bear record with&lt;br /&gt;words of soberness, that the said Smith has shown  unto  us,&lt;br /&gt;for  we  have seen and hefted, and know of a surety that the&lt;br /&gt;said Smith has got the plates of which we have  spoken.  And&lt;br /&gt;we  give our names unto the world, to witness unto the world&lt;br /&gt;that which we have seen. And we lie not, God bearing witness&lt;br /&gt;of it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CHRISTIAN WHITMER&lt;br /&gt;JACOB WHITMER&lt;br /&gt;PETER WHITMER, JUN.&lt;br /&gt;JOHN WHITMER&lt;br /&gt;HIRAM PAGE&lt;br /&gt;JOSEPH SMITH, SEN.&lt;br /&gt;HYRUM SMITH&lt;br /&gt;SAMUEL H. SMITH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TESTIMONY OF THE PROPHET JOSEPH SMITH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prophet Joseph Smith's own words about the coming  forth&lt;br /&gt;of the Book of Mormon are:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"On  the evening of the ... twenty-first of September [1823]&lt;br /&gt;... I betook myself to prayer and supplication  to  Almighty&lt;br /&gt;God... .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"While  I  was  thus  in  the  act  of  calling  upon God, I&lt;br /&gt;discovered a light appearing in my room, which continued  to&lt;br /&gt;increase  until  the  room was lighter than at noonday, when&lt;br /&gt;immediately a personage appeared at my bedside, standing  in&lt;br /&gt;the air, for his feet did not touch the floor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He  had on a loose robe of most exquisite whiteness. It was&lt;br /&gt;a whiteness beyond anything earthly I had ever seen; nor  do&lt;br /&gt;I  believe that any earthly thing could be made to appear so&lt;br /&gt;exceedingly white and brilliant. His hands were  naked,  and&lt;br /&gt;his arms also, a little above the wrists; so, also, were his&lt;br /&gt;feet naked, as were his legs, a little above the ankles. His&lt;br /&gt;head  and  neck were also bare. I could discover that he had&lt;br /&gt;no other clothing on but this robe, as it was open, so  that&lt;br /&gt;I could see into his bosom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Not  only  was  his  robe  exceedingly white, but his whole&lt;br /&gt;person was glorious beyond description, and his  countenance&lt;br /&gt;truly  like  lightning.  The room was exceedingly light, but&lt;br /&gt;not so very bright as immediately around his person. When  I&lt;br /&gt;first  looked upon him, I was afraid; but the fear soon left&lt;br /&gt;me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He called me by name, and  said  unto  me  that  he  was  a&lt;br /&gt;messenger  sent from the presence of God to me, and that his&lt;br /&gt;name was Moroni; that God had a work for me to do; and  that&lt;br /&gt;my  name  should be had for good and evil among all nations,&lt;br /&gt;kindreds, and tongues, or that it should be  both  good  and&lt;br /&gt;evil spoken of among all people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He  said  there  was  a  book  deposited, written upon gold&lt;br /&gt;plates, giving an account of the former inhabitants of  this&lt;br /&gt;continent,  and  the source from whence they sprang. He also&lt;br /&gt;said  that  the  fullness  of  the  everlasting  Gospel  was&lt;br /&gt;contained  in  it, as delivered by the Savior to the ancient&lt;br /&gt;inhabitants;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Also, that there were two stones in silver  bows-and  these&lt;br /&gt;stones fastened to a breastplate, constituted what is called&lt;br /&gt;the Urim and Thummim- deposited with  the  plates;  and  the&lt;br /&gt;possession  and  use  of  these stones were what constituted&lt;br /&gt;Seers in ancient or former times; and that God had  prepared&lt;br /&gt;them for the purpose of translating the book.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Again, he told me, that when I got those plates of which he&lt;br /&gt;had spoken -for the time that they should  be  obtained  was&lt;br /&gt;not  yet  fulfilled-I  should  not  show them to any person;&lt;br /&gt;neither the breastplate with the Urim and Thummim;  only  to&lt;br /&gt;those to whom I should be commanded to show them; if I did I&lt;br /&gt;should be destroyed. While he was conversing with  me  about&lt;br /&gt;the  plates,  the  vision was opened to my mind that I could&lt;br /&gt;see the place where the plates were deposited, and  that  so&lt;br /&gt;clearly  and  distinctly  that I knew the place again when I&lt;br /&gt;visited it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"After this communication, I saw the light in the room begin&lt;br /&gt;to  gather immediately around the person of him who had been&lt;br /&gt;speaking to me, and it continued to do so,  until  the  room&lt;br /&gt;was  again left dark, except just around him, when instantly&lt;br /&gt;I saw, as it were, a conduit open right up into  heaven  and&lt;br /&gt;he  ascended until he entirely disappeared, and the room was&lt;br /&gt;left as it had been before this heavenly light had made  its&lt;br /&gt;appearance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I lay musing on the singularity of the scene, and marveling&lt;br /&gt;greatly at what had been told to me  by  this  extraordinary&lt;br /&gt;messenger;  when,  in the midst of my meditation, I suddenly&lt;br /&gt;discovered that my room was again beginning to get  lighted,&lt;br /&gt;and  in  an instant, as it were, the same heavenly messenger&lt;br /&gt;was again by my bedside.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"He commenced, and again related the very same things  which&lt;br /&gt;he had done at his first visit, without the least variation.&lt;br /&gt;which having done, he informed me of great  judgments  which&lt;br /&gt;were coming upon the earth, with great desolation by famine,&lt;br /&gt;sword, and pestilence; and  that  these  grievous  judgments&lt;br /&gt;would  come  on the earth in this generation. Having related&lt;br /&gt;these things, he again ascended as he had done before.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"By this time, so deep were the impressions made on my mind,&lt;br /&gt;that  sleep  had fled from my eyes, and I lay overwhelmed in&lt;br /&gt;astonishment at what I had both seen and heard. But what was&lt;br /&gt;my  surprise  when  again  I beheld the same messenger at my&lt;br /&gt;bedside, and heard him rehearse or repeat over again  to  me&lt;br /&gt;the  same  things  as  before;  and  added  a caution to me,&lt;br /&gt;telling me that Satan would try to tempt me (in  consequence&lt;br /&gt;of the indigent circumstances of my father's family), to get&lt;br /&gt;the plates for the purpose of getting rich. This he  forbade&lt;br /&gt;me,  saying  that  I  must  have  no other object in view in&lt;br /&gt;getting the plates but to  glorify  God,  and  must  not  be&lt;br /&gt;influenced  by  any  other  motive than that of building His&lt;br /&gt;kingdom; otherwise I could not get them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"After this third visit, he again ascended  into  heaven  as&lt;br /&gt;before, and I was again left to ponder on the strangeness of&lt;br /&gt;what I had just experienced; when almost  immediately  after&lt;br /&gt;the  heavenly messenger had ascended from me the third time,&lt;br /&gt;the cock crowed, and I found that day  was  approaching,  so&lt;br /&gt;that  our  interviews  must  have occupied the whole of that&lt;br /&gt;night.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I shortly after arose from my bed, and, as usual,  went  to&lt;br /&gt;the  necessary labors of the day; but, in attempting to work&lt;br /&gt;as at other times, I found my strength so  exhausted  as  to&lt;br /&gt;render me entirely unable. My father, who was laboring along&lt;br /&gt;with me, discovered something to be wrong with me, and  told&lt;br /&gt;me  to go home. I started with the intention of going to the&lt;br /&gt;house; but, in attempting to cross  the  fence  out  of  the&lt;br /&gt;field  where  we were, my strength entirely failed me, and I&lt;br /&gt;fell helpless on the  ground,  and  for  a  time  was  quite&lt;br /&gt;unconscious of anything.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The  first  thing that I can recollect was a voice speaking&lt;br /&gt;unto me, calling me by name. I looked  up,  and  beheld  the&lt;br /&gt;same messenger standing over my head, surrounded by light as&lt;br /&gt;before. He then again  related  unto  me  all  that  he  had&lt;br /&gt;related  to me the previous night, and commanded me to go to&lt;br /&gt;my father and tell him of the vision and commandments  which&lt;br /&gt;I had received.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I  obeyed;  I  returned  to  my  father  in  the field, and&lt;br /&gt;rehearsed the whole matter to him. He replied to me that  it&lt;br /&gt;was  of  God,  and  told me to go and do as commanded by the&lt;br /&gt;messenger. I left the field, and went to the place where the&lt;br /&gt;messenger  had  told me the plates were deposited; and owing&lt;br /&gt;to the distinctness of the vision which I had had concerning&lt;br /&gt;it, I knew the place the instant that I arrived there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Convenient  to  the  village of Manchester, Ontario county,&lt;br /&gt;New York, stands a hill of considerable size, and  the  most&lt;br /&gt;elevated  of  any  in  the neighborhood. On the west side of&lt;br /&gt;this  hill,  not  far  from  the  top,  under  a  stone   of&lt;br /&gt;considerable size, lay the plates, deposited in a stone box.&lt;br /&gt;This stone was thick and rounding in the middle on the upper&lt;br /&gt;side, and thinner towards the edges, so that the middle part&lt;br /&gt;of it was visible above the ground, but the edge all  around&lt;br /&gt;was covered with earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Having  removed  the earth, I obtained a lever, which I got&lt;br /&gt;fixed under the  edge  of  the  stone,  and  with  a  little&lt;br /&gt;exertion  raised  it  up. I looked in and there indeed did I&lt;br /&gt;behold  the  plates,  the  Urim   and   Thummim,   and   the&lt;br /&gt;breastplate,  as  stated  by the messenger. The box in which&lt;br /&gt;they lay was formed by laying stones together in  some  kind&lt;br /&gt;of  cement.  In  the  bottom of the box were laid two stones&lt;br /&gt;crossways of the box, and on these stones lay the plates and&lt;br /&gt;the other things with them.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I  made  an  attempt to take them out, but was forbidden by&lt;br /&gt;the messenger, and was again  informed  that  the  time  for&lt;br /&gt;bringing  them  forth had not yet arrived, neither would it,&lt;br /&gt;until four years from that time;  but  he  told  me  that  I&lt;br /&gt;should  come  to  that place precisely in one year from that&lt;br /&gt;time, and that he would there  meet  with  me,  and  that  I&lt;br /&gt;should  continue  to  do  so  until the time should come for&lt;br /&gt;obtaining the plates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Accordingly, as I had been commanded, I went at the end  of&lt;br /&gt;each  year,  and  at  each  time  I found the same messenger&lt;br /&gt;there, and received instruction and intelligence from him at&lt;br /&gt;each  of  our interviews, respecting what the Lord was going&lt;br /&gt;to do, and how and in what manner  His  kingdom  was  to  be&lt;br /&gt;conducted in the last days.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"At  length  the  time arrived for obtaining the plates, the&lt;br /&gt;Urim and Thummim, and the breastplate. On the  twenty-second&lt;br /&gt;day   of   September,   one   thousand   eight  hundred  and&lt;br /&gt;twenty-seven, having gone as usual at  the  end  of  another&lt;br /&gt;year  to  the  place  where  they  were  deposited, the same&lt;br /&gt;heavenly messenger delivered them up to me with this charge:&lt;br /&gt;That  I should be responsible for them; that if I should let&lt;br /&gt;them go carelessly, or through any neglect of mine, I should&lt;br /&gt;be  cut  off;  but  that  if I would use all my endeavors to&lt;br /&gt;preserve them, until he,  the  messenger,  should  call  for&lt;br /&gt;them, they should be protected.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I  soon found out the reason why I had received such strict&lt;br /&gt;charges to keep them safe, and why it was that the messenger&lt;br /&gt;had  said that when I had done what was required at my hand,&lt;br /&gt;he would call for them. For no sooner was it  known  that  I&lt;br /&gt;had them, than the most strenuous exertions were used to get&lt;br /&gt;them from me. Every stratagem that  could  be  invented  was&lt;br /&gt;resorted  to  for  that purpose. The persecution became more&lt;br /&gt;bitter and severe than before, and multitudes  were  on  the&lt;br /&gt;alert  continually  to  get them from me if possible. But by&lt;br /&gt;the wisdom of God, they remained safe in my hands,  until  I&lt;br /&gt;had accomplished by them what was required at my hand. When,&lt;br /&gt;according to arrangements, the messenger called for them,  I&lt;br /&gt;delivered  them  up  to  him;  and he has them in his charge&lt;br /&gt;until this day, being the second day  of  May  one  thousand&lt;br /&gt;eight hundred and thirty eight."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For  the  complete  record, see Joseph Smith-History, in the&lt;br /&gt;Pearl of Great Price, and History of  The  Church  of  Jesus&lt;br /&gt;Christ of Latter-day Saints, volume 1, chapters 1 through 6.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  ancient record thus brought forth from the earth as the&lt;br /&gt;voice of a people speaking from  the  dust,  and  translated&lt;br /&gt;into  modern speech by the gift and power of God as attested&lt;br /&gt;by Divine affirmation, was first published to the  world  in&lt;br /&gt;the year 1830 as THE BOOK OF MORMON.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A BRIEF EXPLANATION ABOUT THE BOOK OF MORMON&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The  Book of Mormon is a sacred record of peoples in ancient&lt;br /&gt;America, and was engraved upon sheets of metal.  Four  kinds&lt;br /&gt;of metal record plates are spoken of in the book itself:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. The  Plates of Nephi, which were of two kinds: the Small&lt;br /&gt;Plates  and  the  Large  Plates.  The   former   were   more&lt;br /&gt;particularly  devoted  to  the  spiritual  matters  and  the&lt;br /&gt;ministry and teachings of the  prophets,  while  the  latter&lt;br /&gt;were  occupied  mostly  by  a secular history of the peoples&lt;br /&gt;concerned (1 Nephi 9: 24). From the time of Mosiah, however,&lt;br /&gt;the  large  plates  also  included  items of major spiritual&lt;br /&gt;importance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. The Plate of Mormon, which consist of an  abridgment  by&lt;br /&gt;Mormon   from   the   Large   Plates  of  Nephi,  with  many&lt;br /&gt;commentaries. These plates also contained a continuation  of&lt;br /&gt;the history by Mormon and additions by his son Moroni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. The  Plates  of  Ether,  which  present a history of the&lt;br /&gt;Jaredites. This record was abridged by Moroni  who  inserted&lt;br /&gt;comments  of  his  own  and incorporated the record with the&lt;br /&gt;general history under the title "Book of Ether."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. The Plates of Brass brought by the people of  Lehi  from&lt;br /&gt;Jerusalem  in  600  BC  These  contained  "the five books of&lt;br /&gt;Moses, ... And also a record of the Jews from the beginning,&lt;br /&gt;É down to the commencement of the reign of Zedekiah, king of&lt;br /&gt;Judah; And also the prophecies  of  the  holy  prophets"  (1&lt;br /&gt;Nephi  5: 1 1-13). Many quotations from these plates, citing&lt;br /&gt;Isaiah and other biblical and nonbiblical  prophets,  appear&lt;br /&gt;in the Book of Mormon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Book of Mormon comprises fifteen main parts or divisions&lt;br /&gt;known, with one exception, as books, each designated by  the&lt;br /&gt;name  of  its principal author. The first portion (the first&lt;br /&gt;six books, ending with Omni) is a translation from the Small&lt;br /&gt;Plates  of Nephi. Between the books of Omni and Mosiah is an&lt;br /&gt;insert called The Words of Mormon. This insert connects  the&lt;br /&gt;record engraved on the Small Plates with Mormon's abridgment&lt;br /&gt;of the Large Plates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The longest portion,  from  Mosiah  to  Mormon,  chapter  7,&lt;br /&gt;inclusive,  is  a  translation of Mormon's abridgment of the&lt;br /&gt;Large Plates of Nephi. The concluding portion, from  Mormon,&lt;br /&gt;chapter  8,  to  the  end  of  the  volume,  was engraved by&lt;br /&gt;Mormon's son Moroni, who, after finishing the record of  his&lt;br /&gt;father's life, made an abridgment of the Jaredite record (as&lt;br /&gt;the Book of Ether) and later added the parts  known  as  the&lt;br /&gt;Book of Moroni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In or about the year AD 421, Moroni, the last of the Nephite&lt;br /&gt;prophet historians, sealed the sacred record and hid  it  up&lt;br /&gt;unto  the  Lord,  to be brought forth in the latter days, as&lt;br /&gt;predicted by the voice of God through his ancient  prophets.&lt;br /&gt;In  AD 1823, this same Moroni, then a resurrected personage,&lt;br /&gt;visited the Prophet Joseph Smith and subsequently  delivered&lt;br /&gt;the engraved plates to him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;About  this edition: Some minor errors in the text have been&lt;br /&gt;perpetuated in past editions of the  Book  of  Mormon.  This&lt;br /&gt;edition  contains corrections that seem appropriate to bring&lt;br /&gt;the material into conformity with prepublication manuscripts&lt;br /&gt;and early editions edited by the Prophet Joseph Smith.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5273270972643994749?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5273270972643994749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5273270972643994749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/book-of-mormon-another-false-testament.html' title='The Book of Mormon, Another False Testament'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5771749164349923145</id><published>2007-11-17T20:38:00.000-08:00</published><updated>2008-11-18T17:51:20.785-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>Tangan Tuhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zEbN8q8jvpo/R0AFXfilkQI/AAAAAAAAAAg/jYMruNEsLg4/s1600-h/L-Assunzjoni.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zEbN8q8jvpo/R0AFXfilkQI/AAAAAAAAAAg/jYMruNEsLg4/s400/L-Assunzjoni.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5134109476364062978" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lagu manado ini sangat indah syairnya, entah siapa yang telah menciptakan lagu ini tapi yang pasti lagu ini mengingatkan kita akan kejahatan di dunia dan meminta kita berjaga-jaga di zaman yang jahat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tangan Tuhan nyanda kurang panjang&lt;br /&gt;Pendengaran nyada kurang tajam&lt;br /&gt;Cuma karna torang pe salah, torang pe dosa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disana sini di peperangan&lt;br /&gt;Dunia ini so lebe jaha&lt;br /&gt;Mari torang samua datang ba minta ampung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini akan lenyap&lt;br /&gt;Firman Tuhan tinggal tetap&lt;br /&gt;Bajaga-jaga baba sombayang senantiasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus so mo ampe datang&lt;br /&gt;Jemput pa torang di awan-awan&lt;br /&gt;Dia batanya masihkah ada iman di bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:130%;" &gt;CUMA JO PA TUHAN YESUS&lt;br /&gt;TU JALAN KABENARAN DENG HIDOP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CUMA JO PA TUHAN YESUS&lt;br /&gt;TORANG BOLEH MO SAMPE DI SORGA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5771749164349923145?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5771749164349923145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5771749164349923145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/tangan-tuhan.html' title='Tangan Tuhan'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zEbN8q8jvpo/R0AFXfilkQI/AAAAAAAAAAg/jYMruNEsLg4/s72-c/L-Assunzjoni.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-4410713876979721700</id><published>2007-11-17T20:37:00.005-08:00</published><updated>2007-11-18T00:51:21.883-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Yohanes dan Injilnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/a/ad/PontormoStJohn.jpg/220px-PontormoStJohn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/a/ad/PontormoStJohn.jpg/220px-PontormoStJohn.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;KITAB YOHANES &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penulis : Yohanes &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tema : Yesus, Putra Allah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanggal Penulisan: 80-95 M &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Latar Belakang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil Yohanes adalah unik di antara keempat Injil. Injil ini mencatat banyak hal tentang pelayanan Yesus di daerah Yudea dan Yerusalem yang tidak ditulis oleh ketiga Injil yang lain, dan menyatakan dengan lebih sempurna rahasia tentang kepribadian Yesus. Penulis diidentifikasikan secara tidak langsung sebagai "murid yang dikasihi-Nya" (Yoh 13:23; Yoh 19:26; Yoh 20:2; Yoh 21:7,20*). Kesaksian tradisi Kekristenan serta bukti yang terkandung dalam Injil ini sendiri menunjukkan bahwa penulisnya adalah Yohanes anak Zebedeus, salah satu di antara dua belas murid dan anggota kelompok inti Kristus (Petrus, Yohanes, dan Yakobus). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut beberapa sumber kuno, Yohanes, rasul yang sudah lanjut usianya, sementara tinggal di Efesus, diminta oleh para penatua di Asia untuk menulis "Injil yang rohani" ini untuk menyangkal suatu ajaran sesat mengenai sifat, kepribadian dan keilahian Yesus yang dipimpin oleh seorang Yahudi berpengaruh bernama Cerinthus. Injil Yohanes tetap melayani gereja sebagai suatu pernyataan teologis yang sangat dalam tentang "kebenaran" yang menjelma di dalam diri Yesus Kristus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yohanes menyatakan tujuannya untuk tulisannya dalam Yoh 20:31, yaitu "supaya kamu percaya bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya." Naskah kuno Yunani dari Yohanes memakai satu dari dua bentuk waktu untuk kata Yunani yang diterjemahkan "percaya" (Yoh 20:31): yaitu _aorist subjunctive_ ("sehingga kamu dapat mulai mempercayai") dan _present subjunctive_ ("sehingga kamu dapat terus percaya"). Jikalau Yohanes bermaksud yang pertama, ia menulis untuk meyakinkan orang yang tidak percaya untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan diselamatkan. Kalau yang kedua, Yohanes menulis untuk menguatkan dasar iman supaya orang percaya dapat terus percaya kendatipun ada ajaran palsu, dan dengan demikian masuk dalam persekutuan penuh dengan Bapa dan Anak (bd. Yoh 17:3). Walaupun kedua tujuan ini didukung dalam kitab Yohanes, isi dari Injil ini pada umumnya mendukung yang kedua sebagai tujuan utama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Survai&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil keempat ini menyajikan bukti-bukti yang terpilih dengan cermat bahwa Yesus adalah Mesias Israel dan Putra Allah yang menjelma dan bukan anak angkat. Bukti-bukti yang mendukung termasuk: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) tujuh tanda (Yoh 2:1-11; Yoh 4:46-54; Yoh 5:2-18; Yoh 6:1-15; Yoh 6:16-21; Yoh 9:1-41; Yoh 11:1-46) dan tujuh ajaran (Yoh 3:1-21; Yoh 4:4-42; Yoh 5:19-47; Yoh 6:22-59; Yoh 7:37-44; Yoh 8:12-30; Yoh 10:1-21) sebagai penyingkapan Yesus tentang identitas-Nya yang sebenarnya; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) tujuh pernyataan "Aku adalah" (Yoh 6:35; Yoh 8:12; Yoh 10:7; Yoh 10:11; Yoh 11:25; Yoh 14:6; Yoh 15:1). Dengan pernyataan ini Yesus menyatakan secara kiasan peranan-Nya dalam penebusan umat manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Kebangkitan tubuh-Nya dari antara orang mati sebagai tanda terakhir dan puncak pembuktian bahwa Dia memang "Kristus, Anak Allah" (Yoh 20:31). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Injil Yohanes mempunyai dua bagian besar.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Pasal 1-12 (Yoh 1:1--12:50)yang menyajikan kisah penjelmaan dan pelayanan umum Yesus. Sekalipun tujuh tanda yang meyakinkan, tujuh ajaran yang berbobot, dan tujuh pernyataan "Aku adalah" yang menakjubkan, orang-orang Yahudi menolak Yesus sebagai Mesias mereka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Setelah ditolak oleh umat perjanjian yang lama yaitu Israel, Yesus (pasal 13-21; Yoh 13:1--21:25) memusatkan perhatian pada murid-murid-Nya sebagai inti dari umat perjanjian yang baru (yaitu: gereja yang didirikan oleh-Nya). Pasal-pasal ini mencantumkan perjamuan terakhir (pasal 13; Yoh 13:1-20), ajaran terakhir (pasal 14-16; Yoh 14:1--16:33), dan doa-Nya yang terakhir (pasal 17; Yoh 17:1-25) untuk murid-murid-Nya dan semua orang percaya. Kemudian perjanjian baru diresmikan dan ditegakkan oleh kematian (pasal 18-19; Yoh 18:1--19:42) dan kebangkitan-Nya (pasal 20-21; Yoh 20:1--21:25). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri Khas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Delapan penekanan utama menandai Injil ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Keilahian Yesus sebagai "Anak Allah" ditekankan. Dari prolog Yohanes dengan pernyataan yang luar biasa, "kita telah melihat kemuliaan-Nya" (Yoh 1:14) sampai akhirnya dengan pengakuan Tomas, "Ya Tuhanku dan Allahku" (Yoh 20:28), Yesus adalah Putra Allah yang menjadi manusia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Kata "percaya" yang dipakai sebanyak 98 kali adalah sama dengan menerima Kristus (Yoh 1:12) dan meliputi tanggapan hati (bukan saja mental) yang menghasilkan suatu komitmen dari seluruh kehidupan kepada Dia. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) "Hidup kekal" adalah konsep kunci dari Yohanes. Konsep ini bukan hanya menunjuk kepada suatu keberadaan tanpa akhir, tetapi lebih mengarah kepada perubahan mutu kehidupan yang datang melalui persatuan dengan Kristus. Hal ini mengakibatkan baik kebebasan dari perbudakan dosa dan setan-setan maupun pengenalan dan persekutuan yang makin bertumbuh dengan Allah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Pertemuan pribadi dengan Yesus diutamakan dalam Injil ini (tidak kurang dari 27). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) Pelayanan Roh Kudus memungkinkan orang percaya mengalami kehidupan dan kuasa Yesus secara terus-menerus setelah kematian dan kebangkitan Kristus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(6) Injil ini menekankan "kebenaran" -- Yesus adalah kebenaran, Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, dan Firman Allah adalah kebenaran. Kebenaran membebaskan orang (Yoh 8:32), menyucikan mereka (Yoh 15:3) serta berlawanan dengan kegiatan dan sifat Iblis (Yoh 8:44-47,51). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(7) Angka tujuh sangat menonjol: tujuh tanda, tujuh ajaran, dan tujuh pernyataan "Aku adalah" menegaskan siapa Yesus itu (bd. menonjolnya angka tujuh di dalam kitab Wahyu oleh penulis yang sama). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(8) Kata-kata dan konsep lainnya yang utama dari Yohanes adalah: "firman", "terang", "daging", "kasih", "kesaksian", "tahu", "kegelapan", dan "dunia".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;PENULIS INJIL YOHANES &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Ada tradisi yang kuat, didukung oleh bukti dari sumber-sumber purba, yang menyatakan bahwa penulis Injil Yohanes adalah rasul Yohanes. Dalam Injil ini sendiri tidak ada hunjukan tentang siapa penulisnya. Karena itu perlu dipertimbangkan dengan seksama bukti luar itu untuk menentukan apakah ia dapat dipercayai. Sekurang-kurangnya pada masa Irenaeus (kira-kira 150 Masehi) orang mengakui bahwa Injil ini ditulis oleh rasul Yohanes, dan kesaksian Irenaeus ini diperkuat oleh kemungkinan bahwa ia berkenalan dengan tradisi otentik melalui perkenalannya yang terdahulu dengan Polykarpus. Polykarpus tidak menghunjuk kepada atau mengutip dari Injil Yohanes dalam suratnya kepada orang Filipi, tapi ini tidak berarti bahwa dia tidak kenal Injil ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Satu-satunya penolakan terhadap kepenulisan oleh rasul Yohanes datang dari suatu kelompok yang dikenal dengan nama Alogoi, yang rupa-rupanya adalah suatu kelompok pecahan kecil di Roma. Pandangan mereka ditolak oleh Hyppolytus yang menulis pembelaan atas Injil Yohanes. Tidaklah mudah memastikan sejarah Yohanes sebelum Irenaeus. Tapi tentunya Injil Yohanes telah dianggap selaku kitab yang berwibawa untuk waktu yang cukup lama jika ditempatkan secara tak tertampkk pada taraf yang sama dengan ketiga injil lainnya selaku bagian dari Injil yang rangkap empat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Beberapa pertimbangan yang bersumberkan isi Injil Yohanes memperkuat, walaupun tidak memastikan kebenaran tradisi, sebagaimana misalnya: Yohanes 19:35, "Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebesaran, supaya kamu juga percaya." Yohanes 21:24, "Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Walaupun seluruh hunjukan ini dipahami secara berlainan oleh sementara ahli-ahli, namun adalah masuk akal untuk melihat ayat-ayat ini selaku &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tuntutan penulis sendiri bahwa ia adalah saksi mata. Lagipula, Yohanes, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;anak Zebedeus, tidak disinggung dalam Injil ini, sedangkan Yohanes Pembaptis hanya disebut Yohanes, tanpa penjelasan selanjutnya. Hal ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pastilah lebih dapat dipahami jika penulis adalah Yohanes anak Zebedeus. Suatu pertimbangan selanjutnya ialah sebutan tanpa menyebut nama tentang "murid yang dikasihi Yesus", yang mungkin merupakan hunjukan kepada Yohanes, rasul itu. Beberapa orang menyanggah bahwa Yohanes menggambarkan dirinya dengan cara ini dan lebih cenderung memandang ini selaku bukti bahwa rasul 'bukanlah' penulis. Sementara orang lain memahami "murid yang dikasihi" itu sebagai Lazarus atau salah seorang pengikut lainnya dari Yesus. Tidaklah mungkin untuk sama sekali pasti, tapi hubungan dekat murid tersebut dengan Petrus menunjang pandangan, bahwa ia adalah Yohanes. Pandangan ini ditunjang pula dengan beberapa hunjukan yang menunjukkan hubungan yang sangat dekat dengan Yesus di kamar atas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Penulis nampaknya memiliki pengetahuan terinci tentang Palestina dan adat-istiadat Yahudi. Adalah masuk akal bila dia Yahudi Palestina, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;walaupun bukti ini tidak menuntut hal ini. Ia dapat memperoleh informasinya dari sumber lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Banyak rincian yang sambil lalu turut menyarankan bahwa pengamatan saksi mata berada di belakang Injil Yohanes, umpamanya jumlah tempayan air di Kana dan jumlahikan yang ditangkap di Danau Galilea ketika Yesus menampakkan diri kepada murid-murid sesudah kebangkitan-Nya. Rincian-rincian seperti ini tidaklah hakiki dalam cerita, tetapi menambah hidupnya cerita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) Sekalipun demikian, ciri-ciri Helenistis dari Injil Yohanes ini dikatakan oleh sementara orang justru melawan ketelitian tradisi purba, karena rasul Yohanes bukanlah Yahudi Helenistis. Lagipula, kesejajaran-kesejajaran dengan risalah-risalah filosofis non-Kristen yang dikenal dengan nama 'Hermetica' dikemukakan untuk mendukung pendapat ini. Melawannya,memang benar bahwa ada kesejajaran-kesejajaran dalam peristilahan Yohanes dengan Philo dari Alexandria dan Hermes, tapi ini tidaklah menunjukkan bahwa penulis haruslah seorang Helenis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Beberapa kesejajaran pemikiran yang sama terdapat juga dalam kepustakaan Yahudi dari Qumran. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(6) Pengetahuan yang baik dari penulis tentang metode-metode pembahasan orang rabi adalah satu alasan lain mengapa beberapa ahli menolak kepenulisan rasuli, karena Yohanes adalah nelayan Galilea. Tapi harus pula diakui, bahwa pembahasan-pembahasan rabiniah ditemukan dalam ajaran Yesus, bukan dalam catatan penulis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(7) Lagipula, nampaknya penulis Injil Yohanes mengambil sikap bermusuhan terhadap orang Yahudi, seolah-olah mereka adalah dari bangsa yang lain daripadanya, suatu hal yang agak mengejutkan bila sekiranya rasul Yohanes adalah penulisnya. Tapi ini dapat merupakan bukti tentang perasaan dalam diri seorang Kristen Yahudi tentang permusuhan bangsanya yang pahit terhadap Yesus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(8) Teori-teori lain tentang penulis ini umumnya berusaha mempertahankan suatu hubungan antara rasul Yohanes dengan Injil ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dengan memandangnya selaku saksi, sementara menduga adanya seorang penulis lain. Teori yang dikemukakan secara amat meluas ialah bahwa seorang Yohanes lain, dikenal dengan nama Penetua Yohanes, adalah penulis itu. bila ada dua orang Yohanes yang berhubungan sedemikian dekatnya dalam menghasilkan Injil ini, bukanlah tidak mungkin bahwa dapat timbul kekacauan antara mereka dalam tradisi purba. Tapi bahwa pernah ada seorang Penetua Yohanes tergantung pada ucapan Papias yang agak kabur, dan Papias tidak menyinggung sama sekali pada suatu Injil yang dituliskannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(9) Beberapa ahli menyangkal semua hubungan rasul Yohanes dengan Injil ini, dan mengatakan bahwa nama Yohanes dikaitkan dengannya untuk memperoleh wibawa rasuli. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(10) Dalam menghadapi semua pendapat yang beraneka ragam itu, orang Kristen memang tidak boleh dogmatis, namun pandangan bahwa rasul Yohanes menulis Injil Yohanes paling cocok dengan bukti-bukti dalam maupun luar. [ðððð] &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;The New Bible Commentary - Revised, Inter Varsity Press: London, © 1976&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sarapan Pagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-4410713876979721700?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4410713876979721700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4410713876979721700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/yohanes-dan-injilnya.html' title='Yohanes dan Injilnya'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-7952626199642845730</id><published>2007-11-17T20:37:00.003-08:00</published><updated>2007-11-18T00:49:54.829-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Lukas dan Injilnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/21/Andrea_Mantegna_017.jpg/250px-Andrea_Mantegna_017.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/21/Andrea_Mantegna_017.jpg/250px-Andrea_Mantegna_017.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;KITAB LUKAS &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penulis : Lukas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tema : Yesus, Juruselamat yang Ilahi dan Manusiawi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanggal Penulisan: Tahun 60-63 M &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Latar Belakang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil Lukas adalah kitab pertama dari kedua kitab yang dialamatkan kepada seorang bernama Teofilus (Luk 1:1,3; Kis 1:1). Walaupun nama penulis tidak dicantumkan dalam dua kitab tersebut, kesaksian yang bulat dari kekristenan mula-mula dan bukti kuat dari dalam kitab-kitab itu sendiri menunjukkan bahwa Lukaslah yang menulis kedua kitab itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rupanya Lukas adalah seorang petobat Yunani, satu-satunya orang bukan Yahudi yang menulis sebuah kitab di dalam Alkitab. Roh Kudus mendorong dia untuk menulis kepada Teofilus (artinya, "seorang yang mengasihi Allah") guna memenuhi suatu kebutuhan dalam jemaat yang terdiri dari orang bukan Yahudi akan kisah yang lengkap mengenai permulaan kekristenan. Kisah ini terdiri atas dua bagian: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) kelahiran, kehidupan dan pelayanan, kematian, kebangkitan, dan kenaikanYesus (Injil Lukas), dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) pencurahan Roh di Yerusalem dan perkembangan selanjutnya dari gereja mula-mula (Kitab Kisah Para Rasul). Kedua kitab ini merupakan lebih dari seperempat bagian dari seluruh PB. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dari surat-surat Paulus, kita mengetahui bahwa Lukas adalah seorang saudara "yang kekasih ... seorang dokter" (Kol 4:14) dan seorang teman sekerja Paulus yang setia (2Tim 4:11; File 1:24; bd. perikop-perikop "kami" di Kisah Para Rasul, lihat "PENDAHULUAN KISAH PARA RASUL" 08177). Dari penulisan Lukas sendiri kita mengetahui bahwa ia seorang yang berpendidikan tinggi, penulis yang terampil, sejarahwan yang teliti dan teolog yang diilhami. Ketika ia menulis Injilnya, agaknya gereja bukan Yahudi belum memiliki Injil yang lengkap atau yang tersebar luas mengenai Yesus. Matius menulis Injilnya pertama-tama bagi orang Yahudi, sedangkan Markus menulis sebuah Injil yang singkat bagi gereja di Roma. Orang percaya bukan Yahudi yang berbahasa Yunani memang memiliki kisah-kisah lisan mengenai Yesus yang diceritakan oleh para saksi mata, juga intisari tertulis yang pendek tetapi tidak suatu Injil yang lengkap dan sistematis (lih. Luk 1:1-4). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jadi, Lukas mulai menyelidiki segala peristiwa itu dengan saksama "dari asal mulanya" (Luk 1:3). Barangkali ia mengerjakan penelitiannya di Palestina sementara Paulus berada di penjara Kaisarea (Kis 21:17; Kis 23:23--26:32*), dan menyelesaikan Injilnya menjelang akhir masa itu atau segera setelah ia tiba di Roma bersama dengan Paulus (Kis 28:16). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Tujuan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lukas menulis Injil ini kepada orang-orang bukan Yahudi guna menyediakan suatu catatan yang lengkap dan cermat "tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(Kis 1:1-2). Lukas yang menulis dengan ilham Roh Kudus, menginginkan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;agar Teofilus dan para petobat bukan Yahudi serta orang-orang lain yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ingin mengetahui kebenaran akan mengetahui dengan pasti kebenaran yang tepat yang telah diajarkan kepada mereka secara lisan (Luk 1:3-4). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kenyataan bahwa tulisan Lukas ini ditujukan kepada orang-orang bukan Yahudi tampak dengan jelas di seluruh kitab Injil ini; misalnya, ia merunut silsilah Yesus sebagai manusia sampai _kepada Adam_ (Luk 3:23-38) dan tidak hanya _sampai Abraham_ seperti yang dilakukan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;oleh Matius (bd. Mat 1:1-17). Dalam kitab Lukas, Yesus dengan jelas terlihat sebagai Juruselamat yang ilahi-insani yang menjadi jawaban Allah bagi kebutuhan segenap keturunan Adam akan keselamatan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Survai&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil Lukas mulai dengan kisahan masa bayi yang paling lengkap (Luk 1:5--2:40) dan satu-satunya pandangan sekilas di dalam Injil-Injil mengenai masa pra remaja Yesus (Luk 2:41-52). Setelah menceritakan pelayanan Yohanes Pembaptis dan memberikan silsilah Yesus, Lukas membagi pelayanan Yesus ke dalam tiga bagian besar: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) pelayanan-Nya di Galilea dan sekitarnya (Luk 4:14--9:50), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) pelayanan-Nya pada perjalanan terakhir ke Yerusalem (Luk 9:51--19:27), dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) minggu terakhir-Nya di Yerusalem (Luk 19:28--24:43). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Walaupun mukjizat-mukjizat Yesus dalam pelayanan-Nya di Galilea cukup mencolok di dalam tulisan Lukas, fokus utama Injil ini ialah pengajaran dan perumpamaan-perumpamaan Yesus selama pelayanan-Nya yang luas dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem (Luk 9:51--19:27). Bagian ini mengandung himpunan materi terbesar yang unik dalam kitab Lukas, dan mencakup banyak kisah dan perumpamaan yang sangat digemari. Ayat terpenting (Luk 9:51) dan ayat kunci (Luk 19:10) dari Injil ini terdapat pada permulaan dan menjelang akhir materi Lukas yang khusus ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Ciri-ciri Khas&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Delapan penekanan yang utama menandai Injil Lukas: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Injil ini adalah yang terlengkap catatannya mengenai peristiwa di dalam kehidupan Yesus sejak menjelang kelahiran sampai kenaikan-Nya, dan juga kitab yang terpanjang dalam PB. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Kitab ini mempunyai kesusastraan terbaik dari semua Injil, menunjukkan gaya penulisan dan isi yang luar biasa, kosa kata kaya dan penguasaan bahasa Yunani yang baik sekali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Lukas menekankan cakupan universal dari Injil - bahwa Yesus datang untuk membawa keselamatan bagi semua orang, baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Perhatian Yesus terhadap orang yang serba kekurangan ditekankan, termasuk para wanita, anak-anak, orang miskin, dan kelompok yang dianggap sampah masyarakat; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) Injil Lukas menekankan kehidupan doa Yesus dan pengajaran-Nya mengenai doa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(6) Gelar yang terutama untuk Yesus dalam kitab ini adalah "Anak Manusia". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(7) Tanggapan sukacita menandai mereka yang menerima Yesus dan berita-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(8) Roh Kudus diberikan peranan terpenting dalam kehidupan Yesus dan umat-Nya (mis. Luk 1:15,41,67; Luk 2:25-27; Luk 4:1,14,18; Luk 10:21; Luk 12:12; Luk 24:49).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;PENULIS INJIL LUKAS &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jati diri penulis bergantung dari hubungan antara Injil Ketiga ini dengan Kisah Para Rasul. Bila Injil Lukas dan Kisah Para Rasul ditulis oleh orang yang sama, kita dapat menerapkan bukti-bukti kepenulisan dalam isi Kisah Para Rasul pada Lukas, dan sebaliknya. Dalam Kisah Para Rasul sang penulis tidak diragukan lagi turut mengambil bagian dalam banyak kejadian yang dilaporkannya, karena ia sering menggunakan kata ganti orang "kami". Bagian yang mengandung kata "kami" adalah suatu petunjuk yang berguna untuk menentukan minat, sifat, dan mungkin jati diri sang penulis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suatu bukti yang pertama terdapat dalam Codex Bezae (D), suatu naskah dari abad keenam, yang isinya seringkali lain daripada yang lain, seperti yang di bawah ini. Ayat ini terdapat dalam Kisah Para Rasul 11:28, dan bunyinya: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Dan terjadilah kesukacitaan yang besar, dan ketika kami berkumpul bersama, salah seorang di antara mereka, yang bernama Agabus, berbicara, menyatakan bahwa seluruh dunia akan dilanda suatu kelaparan besar..." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena tulisan ini hanya terdapat dalam Codex Bezae, pada umumnya ia tidak dapat diterima; tetapi bila tulisan ini benar, berarti bahwa sang penulis adalah salah seorang anggota dari jemaat yang pertama di bawah Barnabas dan Saulus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bukti pertama yang pada umumnya dapat diterima dimulai dari Kisah Para Rasul 16:10, ketika Paulus berangkat dari Troas dalam perjalanannya yang kedua. Penulis menemani dia dari Troas ke Filipi, di mana penggunaan kata ganti orang pertama jamak berhenti pada waktu Paulus dipenjarakan. Mungkin penulis hadir di Filipi tetapi tidak turut ditahan. Bagian "kami" ini muncul lagi waktu Paulus kembali ke Makedonia seperti yang tertulis dalam Kisah Para Rasul 20:6 dan seterusnya. Dari sini bagian "kami" terus berlanjut sampai selesai, meskipun rupanya penulis tidak turut dipenjarakan bersama Paulus di Kaisarea. Namun ia menyertai Paulus dalam pelayarannya ke Roma, dan terus tinggal bersamanya sampai akhir cerita. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hubungan antara Injil Lukas dan Kisah Para Rasul sangat erat. Kedua dokumen ditujukan pada orang yang sama, Teofilus. Kata Pembuka pada Kisah Para Rasul tepat bersambung dengan isi Injil Lukas, ketika dikatakan tentang "bukuku yang pertama" tentang "segala sesuatu yang dikatakan dan diajarkan Yesus". Penekanan pada kebangkitan dan pengajaran Yesus selama 40 hari sesudahnya sangat sesuai dengan isi dari Lukas pasal 24. Tekanan dalam Kisah Para Rasul dan kedudukan Roh Kudus sangat serupa dengan yang termuat dalam Injil Lukas. Adolf Harnack dalam bukunya "Luke the Physician" menunjukkan bahwa dalam pemilihan kata-kata dan gaya penulisan terdapat suatu kesesuaian yang erat di antara kedua cerita di atas. Seluruh pembuktian ini terlalu panjang dan terlalu ruwet untuk dikutip di sini, tetapi rupanya perkara kesatuan Lukas-Kisah Para Rasul sudah dapat diterima dengan baik. Oleh karenanya, fakta-fakta yang dapat diterapkan pada penulis Kisah Para Rasul dapat pula diterapkan pada penulis Lukas, sehingga boleh digunakan untuk menetapkan jati dirinya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka, penulis Lukas-Kisah Para Rasul boleh jadi adalah seorang asing dari Antiokhia yang menjadi orang Kristen selambat-lambatnya lima belas tahun setelah Pentakosta. Ia menjadi teman dan rekan sekerja Paulus dan menyertainya dalam perjalanan yang kedua setelah keduanya bertemu di Troas. Ia tinggal di Filipi sebagai gembala sidang sedang Paulus melanjutkan pelayanan kelilingnya di Akhaya, dan di Asia Kecil setelah mengunjungi Antiokhia. Ketika Paulus kembali ke Filipi pada perjalanannya yang ketiga, penulis menyertainya lagi. Ia pergi bersamanya ke daratan Asia, dan dari sana menemaninya ke Yerusalem. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selama empat tahun masa Paulus di penjara, tidak tercatat kegiatan penulis, tetapi menjelang akhir dari masa itu ia menyertai Paulus ke Roma, di mana Paulus akan diadili di hadapan kaisar. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Orang ini, yang catatan hariannya menjadi sumber pengetahuan terbaik tentang pelbagai perjalanan pelayanan Paulus, pastilah seorang rekan sejawat yang dekat dengan rasul yang hebat ini. Di antara rekan seperjalanan Paulus yang diketahui dalam periode tersebut, tidak ada yang paling mendekati ciri-ciri tersebut kecuali Lukas. Metode pengenalan yang dipakai terutama adalah prosedur penyisihan. Penulis pasti bukan Timotius, atau lain-lainnya yang disebut dalam Kisah Para Rasul 20:4-6, karena penulis dan Paulus tidak menyertai orang-orang ini dalam perjalanan mereka dari Filipi ke Troas, melainkan berangkat kemudian. Bila daftar nama yang termuat dalam Kolose dan Filemon digunakan, Aristarkhus dapat dihapus sebagai salah satu yang disebut di dalam Kisah Para Rasul pasal 20; Markus juga bukan penulis Injil ini, karena dalam Kisah Para Rasul ia disebut dengan kata ganti orang ketiga; wilayah kerja Epafras bukan di Filipi tapi kota-kota di Asia Kecil; Demas mengakhiri perjalanannya dengan tidak terhormat; ternyata Yesus Yustus adalah seorang keturunan Yahudi sedang penulis Kisah Para Rasul bukan keturunan Yahudi. Maka tinggallah Lukas sebagai satu-satunya kemungkinan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada beberapa bukti internal yang mendukung kesimpulan ini. Penulis memiliki kemampuan menulis yang tinggi dan mungkin juga memiliki pendidikan yang tinggi. Bahasanya menunjukkan alam pikiran Yunani yang sangat tegas. Misalnya saja dalam Kisah Para Rasul 28:2, ia memakai kata yang berarti "bangsa barbar" untuk menyebut penduduk Malta, bukan berarti bahwa mereka adalah orang-orang yang kasar dan buas melainkan hanya karena mereka tidak berbicara bahasa Yunani. Ia adalah seorang pengamat yang cermat, karena kedua puluh tujuh pasal dalam Kisah Parah Rasul menyajikan catatan pelayaran yang paling lengkap dari zaman purbakala. Suatu perbandingan dari Markus 5:25-26 dengan Lukas 8:43 menunjukkan bahwa ia berbicara seperti seorang tabib, yang menguatkan gelar yang diberikan kepadanya dalam Kolose 4:14, "tabib Lukas yang kekasih". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tradisi eksternal juga mendukung kesimpulan bahwa Lukas, tabib dan rekan Paulus, adalah penulis Injil yang Ketiga. Yustinus Martir dari abad yang kedua juga menggunakan Injil ini. Tatianus menggunakannya di dalam Diatesaron. Marcion menyertakan suatu ringkasan darinya dalam buku hukumnya; dan sejak akhir abad kedua Injil ini dikutip sebagai karangan Lukas. Tertulianus sendiri mengutip atau mengambil dari karangan Lukas sebanyak lebih dari lima ratus kali. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena jati diri penulis sudah diterima dengan baik oleh semua pihak, kita dapat mengamati watak serta hasil karyanya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Secara singkat, ia adalah keturunan bangsa asing berbahasa Yunani, yang telah mendapat pendidikan tinggi dan memiliki kecerdasan yang cukup tinggi pula. Mungkin ia adalah salah seorang di antara orang percaya yang pertama dari misi yang pertama di Antiokhia. Tidak ada keterangan langsung mengenai kehidupannya sebelum ia bertemu dengan Paulus di Troas sekitar tahun 51. Dari Troas ia pergi bersama Paulus ke Makedonia, di mana ia menjadi pemimpin jemaat di Filipi, yang terkenal karena semangatnya dan kesetiaannya pada pendirinya. Mungkin yang dimaksudkan adalah "saudara" dalam 2 Korintus 8:22 adalah Lukas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mungkin ia adalah saudara sedarah dari Titus, yang juga sudah sejak semula bersama-sama dengan Paulus di Antiokhia. Dalam Korintus dinyatakan bahwa "saudara" ini mempunyai reputasi yang baik di Akhaya dan bahwa ia terkenal karena keikutsertaannya di dalam pewartaan Injil. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bila yang dimaksudkan di sana adalah benar-benar Lukas, berarti ia bertindak sebagai wakil Paulus di seluruh Makedonia dan Akhaya yang berpusat di Filipi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika Paulus kembali ke Filipi dalam perjalanannya yang ketiga, Lukas menyertai dia dan pergi bersamanya ke Palestina. Selama Paulus tinggal di Yerusalem dan selama ia dipenjarakan di Kaisarea, tidak ada penyebutan mengenai Lukas, tetapi ia pasti tidak berada jauh karena ia menyertai perjalanan Paulus ke Roma dan menulis catatan tentang kekaraman kapal mereka. Ia disebut-sebut dalam surat-surat Paulus yang ditulisnya di dalam penjara, di mana ia digolongkan sebagai "teman-teman sekerja". Mulai dari sini data-data yang ada sangat tidak lengkap dan tidak jelas. Rupanya ia bersama-sama dengan Paulus pada masa penahanannya yang terakhir sesaat sebelum kematiannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lukas bukanlah seorang penonton biasa, yang melihat kebenaran kekristenan dari luar kalangannya, tetapi ia sendiri adalah seorang pengkhotbah dan penginjil yang aktif. Ia adalah seorang penulis sejarah gereja dan seorang sasterawan pendukung agama Kristen yang pertama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena ia adalah seorang rekan Paulus dapatlah dimengerti bila karyanya mencerminkan pengetahuan kristiani yang biasa digunakan untuk mengajar umat yang bukan Yahudi. [ðððð] &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;----------------------------------------------------------------------- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;New Testament Survey, Revised, Wm. B. Eerdmans Publishing Company, copyright © 1953, diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Yayasan Penerbit Gandum Mas, Cetakan Keempat: © 1997&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana, sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sarapan Pagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-7952626199642845730?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/7952626199642845730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/7952626199642845730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/lukas-dan-injilnya.html' title='Lukas dan Injilnya'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-3709915497474318217</id><published>2007-11-17T20:37:00.001-08:00</published><updated>2007-11-18T00:57:16.837-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Markus dan Injilnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/6/67/StMarkcoptic.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/6/67/StMarkcoptic.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;KITAB MARKUS &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penulis : Markus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tema : Yesus, Sang Putra-Hamba &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanggal Penulisan: 55-65 M &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Latar Belakang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~~~~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di antara keempat Injil, Injil Markus merupakan kisah yang paling singkat tentang "permulaan Injil tentang Yesus" (Mr 1:1). Sekalipun nama penulis tidak disebut dalam kitab itu sendiri (berlaku bagi semua Injil), dengan suara bulat gereja yang mula-mula memberi kesaksian bahwa Yohanes Markus adalah penulis Injil ini. Ia dibesarkan di Yerusalem dan termasuk angkatan pertama orang Kristen (Kis 12:12). Markus memiliki kesempatan yang unik karena berhubungan dengan pelayanan tiga orang rasul PB: Paulus (Kis 13:1-13; Kol 4:10; File 1:24), Barnabas (Kis 15:39) dan Petrus (1Pet 5:13). Menurut Papias (sekitar 130 M) dan beberapa bapak gereja abad kedua, Markus memperoleh isi Injilnya dari hubungannya dengan Petrus. Ia menulisnya di Roma untuk orang Romawi yang percaya. Sekalipun saat penulisan Injil ini tidak jelas, sebagian besar sarjana menetapkan tanggalnya sekitar tahun 50-60 M; mungkin Injil ini yang pertama-tama ditulis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tujuan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada tahun 60-an M, orang percaya diperlakukan secara kejam oleh masyarakat dan banyak di antaranya disiksa bahkan dibunuh di bawah pemerintahan kaisar Nero. Menurut tradisi, di antara para syahid Kristen di Roma itu terdapat Rasul Petrus dan Rasul Paulus. Selaku salah seorang pimpinan gereja di Roma, Yohanes Markus digerakkan oleh Roh Kudus untuk menulis Injil ini sebagai suatu antisipasi yang bersifat nubuat atau tanggapan penggembalaan terhadap masa penganiayaan ini. Tujuannya ialah memperkuat dasar iman dalam orang percaya di Roma, dan jikalau diperlukan, mendorong mereka untuk dengan setia menderita demi Injil, dengan memperhadapkan kepada mereka kehidupan, penderitaan, kematian serta kebangkitan Yesus, Tuhan mereka. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Survai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam suatu kisah yang bergerak dengan cepat, Markus memperkenalkan Yesus sebagai Putra Allah dan Mesias, hamba yang menderita. Titik yang menentukan dalam kitab ini adalah episode di Kaisarea Filipi, yang disusul oleh peristiwa pemuliaan Yesus (Mr 8:27-9:10), ketika identitas dan misi penderitaan Yesus dinyatakan dengan jelas kepada kedua belas murid-Nya. Bagian pertama kitab Injil ini memusatkan perhatian terutama kepada mukjizat luar biasa yang dilakukan Yesus dan pada kuasa-Nya atas penyakit dan setan-setan sebagai tanda bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Akan tetapi, di Kaisarea Filipi itu Yesus memberitahukan dengan terus terang kepada para murid bahwa Dia harus "menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari" (Mr 8:31). Banyak ayat dalam kitab ini menyebut penderitaan sebagai harga kemuridan (mis. Mr 3:21-22,30; Mr 8:34-38; Mr 10:33-34,45; Mr 13:8,11-13). Namun setelah mereka menderita karena Dia maka Allah akan menyatakan bahwa Ia berkenan kepada mereka, sebagaimana ditunjukkan dalam kebangkitan Yesus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ciri-ciri Khas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~~~~~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Empat ciri utama menandai Injil Markus: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Injil ini penuh kegiatan, yang lebih menekankan apa yang dilakukan Yesus daripada apa yang diajarkan oleh-Nya (Markus mencantumkan 18 mukjizat Yesus dan hanya empat perumpamaan-Nya); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Injil ini khususnya untuk orang Romawi, serta menjelaskan adat-istiadat Yahudi, meniadakan semua daftar keturunan Yahudi dan kisah kelahiran, penggunaan istilah Latin dan menerjemahkan kata-kata dalam bahasa Aram; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Injil ini bernada mendesak, dimulai dengan tiba-tiba dan bergerak dengan cepat dari episode yang satu kepada episode yang lain, dengan menggunakan 42 kali kata keterangan Yunani yang diterjemahkan dengan "seketika itu juga". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Injil ini ditulis dengan hidup, seraya menggambarkan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Yesus dengan ringkas dan tepat, dengan gamblang dan dengan keahlian dari seorang pujangga.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;PENULIS INJIL MARKUS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berita mengenai karya pelaksanaan Yesus ini, yang terpendek dan paling sederhana dari berita semua Injil, menurut tradisi dikumpulkan oleh Yohanes Markus dari Yerusalem, yang sebagai orang muda beberapa kali menyertai Paulus, Barnabas dan Petrus. Dugaan modern mengatakan juga Filipus sang penginjil. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pernyataan paling dini tentang asal mula Injil ini, ialah yang diberikan oleh Papias. "Markus, penerjemah Petrus, dengan teliti menuliskan semua yang diingatnya, baik ucapan maupun perbuatan Yesus, tapi tidak berurutan, sebab dia bukan pendengar langsung dan tidak ikut menyertai Yesus. Tapi di kemudian hari, seperti sudah dikatakan, Markus menemani Petrus, dan rasul ini berusaha menyadur ajarannya sejauh diperlukan, tapi tidak seolah-olah hendak mengumpulkan ucapan-ucapan Yesus. Maka Markus tidak membuat kesalahan waktu ia menuliskan hal-hal yang dia ingat; lagipula dia memusatkan perhatiannya kepada ihwal - jangan sampai dia meninggalkan satu pun dari yang sudah dia dengar, atau memasukkan suatu kesaksian palsu ke dalam beritanya." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kira-kira satu generasi kemudian, keterangan Papias ini (yang hidup kira-kira tahun 140 Masehi) diperkuat dalam pengantar Injil Markus yang dimaksudkan untuk melawan Marcion dalam Irenaeus. Pengantar Injil Markus melawan Marcion - sayang hanya sebagian yang masih tinggal - menyebut Markus "si jari-buntung" ('kolobodaktulos'), sebab jari-jarinya kelihatan pendek dibandingkan anggota tubuhnya yang lain; ia penerjemah Petrus, dan sesudah Petrus pergi ia terus di Italia untuk menuliskan Injil-nya sampai selesai. Irenaeus mengingatkan akan Markus sebagai sudah tertulis, "tatkala Petrus dan Paulus memberitakan Injil di Roma dan mendirikan gereja di sana". Lalu ditambahkan, "Sesudah mereka pergi ('exodos'), Markus murid Petrus, sendiri menyerahkan kepada kami dalam bentuk tulisan sari pati pemberitaan Petrus". Jadi kedua penulis itu menganggap Injil Markus ditulis tidak lama sesudah Petrus mati, sekalipun di antara Bapak gereja di kemudian hari ada yang berkata bahwa Injil Markus ditulis waktu Petrus masih hidup. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil Markus kadang-kadang disebut "Injil Petrus" (harus dibedakan dari tulisan-tulisan bidat dengan judul ini atau yang mirip dengan ini di kemudian hari), pertama karena kesaksian penulis-penulis dari abad tadi; kedua, walaupun tangan Markus yang menulisnya, nada suara itu adalah nada Petrus, terbukti dari sifat kejadian-kejadian, pemilihan bahan dan cara menanganinya. Harus diakui bahwa semua hal ini dapat diterangkan satu demi satu dengan cara lain, namun bobot masing-masing adalah tinggi. Jadi tak mungkin sebutan itu hanyalah tradisi hampa, jika dianggap Injil ini sebagai catatan tertulis dari pemberitaan Petrus, yang aslinya diberikan kepada pelajar-pelajar katekisasi Kristen, baik di Roma atau di Timur Tengah, dan dipadatkan dalam bentuk tulisan, apakah pada saat sumber lisan telah meninggal, atau pada saat kematiannya sudah mengancam. Hal ini menempatkan tarikh penulisan Injil ini kira-kira pada paroan kedua abad pertama, mungkin antara kematian Petrus (65 Masehi) dan jatuhnya Yerusalem (70 Masehi), khususnya jika pasal 13 ditulis sebelum kejatuhan itu. Bagaimanapun juga, tarikhnya tak boleh lebih kemudian dari 75 Masehi, sebab Matius dan Lukas memakai Injil Markus sebagai sumbernya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada ahli yang menyimpulkan bahwa Injil ini ditujukan kepada orang Roma (jika gereja Roma yang berpengaruh itu mendukung Injil Markus, maka dapat dimengerti mengapa Injil Markus segera diterima di mana-mana), atau ditujukan kepada bangsa-bangsa non-Israel. Tapi kesimpulan pertama mungkin dipengaruhi oleh nama Latin yang dipakai Markus, sebagai tambahan kepada nama Ibraninya Yohanes, dan pengaruh dari tempat asal Injil ini menurut tradisi. Jadi bukan berdasarkan penelitian empiris yang teliti tentang isi kitab itu. Dari tiap segi lebih berhak Injil Lukas dianggap sebagai Injil untuk bangsa-bangsa non-Yahudi; dan kendati Petrus-lah yang ditugasi Allah untuk menobatkan Kornelius, non-Yahudi itu, tapi secara umum Petrus diakui dalam gereja kuno sebagai rasul orang-orang bersunat, bukan rasul untuk non-Yahudi, seperti Paulus. Jadi tidak tepat mengatakan bahwa bentuk-bentuk ajaran Petrus secara khusus ditujukan kepada dan dicocokkan dengan pendengar non-Yahudi. Lagipula para pakar modern makin menunjukkan, bahwa semua Injil mempunyai ciri khas Yahudi, sekalipun Markus dengan saksama menerangkan kata-kata dan kebiasaan Yahudi, seolah-olah kepada pembaca non-Yahudi [ðððð] &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;----------------------------------------------------------------------- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ensiklopedi Alkitab Masa Kini, Yayasan Bina Kasih/OMF, cetakan ke-empat: Jakarta, Januari 1999.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sarapan Pagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-3709915497474318217?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3709915497474318217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3709915497474318217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/markus-dan-injilnya.html' title='Markus dan Injilnya'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-6879192342951527104</id><published>2007-11-17T20:36:00.000-08:00</published><updated>2007-11-18T00:44:42.660-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tokoh'/><title type='text'>Matius dan Injilnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/b/ba/The_Evangelist_Matthew_Inspired_by_an_Angel.jpg/250px-The_Evangelist_Matthew_Inspired_by_an_Angel.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/b/ba/The_Evangelist_Matthew_Inspired_by_an_Angel.jpg/250px-The_Evangelist_Matthew_Inspired_by_an_Angel.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;KITAB MATIUS &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Penulis : Matius &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tema : Yesus, Raja Mesianis &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanggal Penulisan: Tahun 60-an TM &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Latar Belakang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~~~~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil ini dengan tepat sekali ditempatkan pertama sebagai pengantar PB dan "Mesias, Anak Allah yang hidup" (Mat 16:16). Walaupun nama pengarang tidak disebutkan dalam nas Alkitab, kesaksian semua bapa gereja yang mula-mula (sejak kira-kira tahun 130 M) menyatakan bahwa Injil ini ditulis oleh Matius, salah seorang murid Yesus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jikalau Injil Markus ditulis untuk orang Romawi dan Injil Lukas untuk Teofilus dan semua orang percaya bukan Yahudi, maka Injil Matius ditulis untuk orang percaya bangsa Yahudi. Latar Belakang Yahudi dari Injil ini tampak dalam banyak hal, termasuk &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) ketergantungannya pada penyataan, janji, dan nubuat PL untuk membuktikan bahwa Yesus memang Mesias yang sudah lama dinantikan; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) hal merunut garis silsilah Yesus, bertolak dari Abraham (Mat 1:1-17); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) pernyataannya yang berulang-ulang bahwa Yesus adalah "Anak Daud" (Mat 1:1; Mat 9:27; Mat 12:23; Mat 15:22; Mat 20:30-31; Mat 21:9,15; Mat 22:41-45); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) penggunaan istilah yang khas Yahudi seperti "Kerajaan Sorga" (yang searti dengan "Kerajaan Allah") sebagai ungkapan rasa hormat orang Yahudi sehingga segan menyebut nama Allah secara langsung dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) petunjuknya kepada berbagai kebiasaan Yahudi tanpa memberikan penjelasan apa pun (berbeda dengan kitab-kitab Injil yang lain). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sekalipun demikian, Injil ini tidak semata-mata untuk orang Yahudi. Seperti amanat Yesus sendiri, Injil Matius pada hakikatnya ditujukan kepada seluruh gereja, serta dengan saksama menyatakan lingkup universal Injil (mis. Mat 2:1-12; Mat 8:11-12; Mat 13:38; Mat 21:43; Mat 28:18-20). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tanggal dan tempat Injil ini berasal tidak dapat dipastikan. Akan tetapi, ada alasan kuat untuk beranggapan bahwa Matius menulis sebelum tahun 70 M ketika berada di Palestina atau Antiokia di Siria. Beberapa sarjana Alkitab percaya bahwa Injil ini merupakan Injil yang pertama ditulis, sedangkan ahli yang lain beranggapan bahwa Injil yang ditulis pertama adalah Injil Markus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tujuan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Matius menulis Injil ini &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) untuk memberikan kepada sidang pembacanya kisah seorang saksi mata mengenai kehidupan Yesus, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) untuk meyakinkan pembacanya bahwa Yesus adalah Anak Allah dan Mesias yang dinubuatkan oleh nabi PL, yang sudah lama dinantikan, dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) untuk menunjukkan bahwa Kerajaan Allah dinyatakan di dalam dan melalui Yesus Kristus dalam cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Matius ingin sekali agar pembacanya memahami bahwa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) hampir semua orang Israel menolak Yesus dan kerajaan-Nya. Mereka tidak mau percaya karena Ia datang sebagai Mesias yang rohani dan bukan sebagai Mesias yang politis. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Hanya pada akhir zaman Yesus akan datang dalam kemuliaan-Nya sebagai Raja segala raja untuk menghakimi dan memerintah semua bangsa. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Survai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Matius memperkenalkan Yesus sebagai penggenapan pengharapan Israel yang dinubuatkan. Yesus menggenapi nubuat PL dalam kelahiran-Nya (Mat 1:22-23), tempat lahir (Mat 2:5-6), peristiwa kembali dari Mesir (Mat 2:15) dan tinggal di Nazaret (Mat 2:23); Ia juga diperkenalkan sebagai Oknum yang didahului oleh perintis jalan Sang Mesias (Mat 3:1-3); dalam hubungan dengan lokasi utama dari pelayanan-Nya di depan umum (Mat 4:14-16), pelayanan penyembuhan-Nya (Mat 8:17), peranan-Nya selaku hamba Allah (Mat 12:17-21), ajaran-Nya dalam bentuk perumpamaan (Mat 13:34-35), peristiwa memasuki Yerusalem dengan jaya (Mat 21:4-5) dan penangkapan-Nya (Mat 26:56). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pasal 5-25 (Mat 5:1-25:46) mencatat lima ajaran utama yang disampaikan oleh Yesus dan lima kisahan utama mengenai perbuatan-Nya yang besar sebagai Mesias. Lima ajaran utama itu adalah: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Khotbah di Bukit (pasal 5-7; Mat 5:1-7:29); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) pengarahan bagi orang yang diutus untuk berkeliling memberitakan Kerajaan itu (pasal 10; Mat 10:1-42); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) perumpamaan tentang Kerajaan Allah (pasal 13; Mat 13:1-30); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) sifat seorang murid sejati (pasal 18; Mat 18:1-35) dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) ajaran di Bukit Zaitun mengenai akhir zaman (pasal 24-25; Mat 24:1-25:46). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lima kisah utama dalam Injil ini adalah: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Yesus mengerjakan tanda ajaib dan mukjizat, yang menegaskan tentang realitas kerajaan itu (pasal 8-9; Mat 8:1-9:38); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Yesus mempertunjukkan lebih lanjut adanya kerajaan (pasal 11-12; Mat 11:1-12:50); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Pengumuman kerajaan menimbulkan bermacam-macam krisis (pasal 14-17; Mat 14:1-17:27); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Yesus berjalan ke Yerusalem dan tinggal di situ pada minggu terakhir (Mat 19:1-26:46); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) Yesus ditangkap, dihakimi, disalibkan dan bangkit dari antara orang mati (Mat 26:47-28:20). Tiga ayat yang terakhir dari kitab Injil ini mencatat "Amanat Agung" Yesus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ciri-ciri Khas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;~~~~~~~~~~~~~~~ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tujuh ciri utama menandai Injil ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(1) Kitab ini merupakan Injil yang mencolok sifat ke-Yahudiannya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(2) Ajaran dan pelayanan Yesus di bidang penyembuhan dan pelepasan disajikan secara paling teratur. Karena hal ini, maka pada abad kedua gereja sudah mempergunakan Injil ini untuk membina orang yang baru bertobat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(3) Kelima ajaran utama berisi materi yang terluas di dalam keempat Injil yang mencatat pengajaran Yesus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(a) selama pelayanan-Nya di Galilea dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(b) mengenai hal-hal terakhir (eskatologi). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(4) Injil ini secara khusus menyebutkan peristiwa dalam kehidupan Yesus sebagai penggenapan PL jauh lebih banyak daripada kitab lain di PB. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(5) Kerajaan Sorga\\Kerajaan Allah disebutkan dua kali lebih banyak daripada kitab lain di PB. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(6) Matius menekankan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(a) standar-standar kebenaran dari Kerajaan Allah (pasal 5-7; Mat 5:1-7:29); &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(b) kuasa kerajaan itu atas dosa, penyakit, setan-setan, dan bahkan kematian; dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(c) kejayaan kerajaan itu di masa depan dalam kemenangan yang mutlak pada akhir zaman. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(7) Hanya Injil ini yang menyebutkan atau menubuatkan gereja sebagai suatu wadah yang menjadi milik Yesus di kemudian hari (Mat 16:18; Mat 18:17).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; color: rgb(255, 102, 102);font-size:130%;" &gt;PENULIS INJIL MATIUS &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di kalangan jemaat pertama, ada kebulatan pendapat bahwa Injil ini ditulis oleh rasul Matius dalam bahasa Ibrani (atau Aram) dan bahwa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Injil ini ditulis lebih dulu dari Injil-injil lainnya. Pandangan ini sekarang banyak ditentang oleh ahli-ahli. Alasan menentang pendapat ini ialah, pertama apakah seorang rasul yang menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri kejadian-kejadian yang dicatat, toh akan mengambil bahan dari Injil Markus, yang penulisnya bukan rasul? Kelihatan ini kurang masuk akal. Tapi dijawab bahwa tulisan Markus dianggap berwibawa bahkan oleh rasul-rasul lain karena mencatat ajaran Petrus. Mungkin Matius telah memakai Injil Markus dengan mengubah dan memperbaikinya di sana-sini untuk menyesuaikannya dengan apa yang dialaminya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Alasan selanjutnya menentang pendapat Matius-lah penulisnya ialah, bahwa beberapa dari cerita, biasanya cerita tentang mujizat-mujizat, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dalam bahan-bahan yang khas Matius, dan beberapa ajaran, terutama ajaran yang menekankan eskatologi futuris, tidak mungkin berasal dari seorang rasul. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ini adalah suatu masalah, tapi untuk menerima pendapat itu begitu saja berarti telah memberi jawaban yang terlalu pasti pada persoalan, sampai berapa jauhkah Injil Markus merupakan patokan dan apakah Injil-injil yang lain masing-masing dengan tekanan khususnya, tidak memberikan gambaran yang lebih lengkap daripada Injil Markus tentang perkataan dan perbuatan Yesus. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Papias (40-130 Masehi) mengatakan, "Matius menulis Logia dalam bahasa Ibrani dan setiap orang menafsirkannya menurut kesanggupannya." Jadi Papias menganggap bahwa Injil Matius ditulis dalam bahasa Aram, suatu pendapat yang pada umumnya tidak dianut orang lagi, oleh karena Matius menggunakan Injil Markus dan Septuaginta (LXX). Orang-orang yang sependapat dengan Papias harus juga menganggap bahwa Injil Matius didasarkan pada suatu revisi menyeluruh dari naskah asli dalam bahasa Aram itu yang sering menunjuk kepada Injil Markus, dan hal ini sangat tidak mungkin. Jadi Papias harus dianggap salah tentang bahasa, tapi benar tentang penulis Injil Matius; atau menunjuk kepada sesuatu yang lain. Jika Papias tidak menunjuk kepada Injil Matius, apakah yang dimaksudkannya dengan 'Logia'? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ada dua pendapat yang telah mendapat sokongan di kalangan ahli. Kemungkinan pertama ialah, Logia itu suatu kumpulan "kesaksian" atau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kutipan dari Perjanjian Lama, tapi hampir tidak ada bukti bahwa pernah ada kumpulan semacam itu dalam bentuk buku. Kedua, barangkali 'Logia' itu menunjuk kepada suatu kumpulan ucapan, dan jika memang begitu, dapat dikatakan bahwa ini adalah Q. Tapi tidak diketahui apakah Q adalah sumber yang tertulis atau lisan, dan kalau memang tertulis apakah naskahnya satu atau lebih? Apalagi istilah 'Logia' bukan hanya berarti suatu kumpulan ucapan. Dan dalam beberapa tulisan orang-orang Kristen zaman purba, dan mungkin juga oleh Papias sendiri, istilah itu dipakai dalam arti "Injil". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nampaknya tidak dapat disangkal bahwa rasul Matius memang punya sangkut-paut dengan Injil yang memakai namanya, bukan dalam isi, tapi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dalam judul, yang barangkali diikatkan pada Injil ini pada permulaan abad ke-2. Hal ini mencerminkan kepercayaan yang meluas pada waktu itu bahwa dialah penulisnya. Dia tidak cukup terkemuka untuk dianggap sebagai penulis Injil itu sekiranya penulisnya tidak diketahui. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kenyataan bahwa ia disebut 'Matius' dan bukan 'Lewi' waktu ia dipanggil oleh Yesus untuk mengikuti-Nya tidak dapat dipakai sebagai alasan yang kuat bahwa dialah penulisnya. Apa dan dalam bentuk apa sebenarnya hubungan rasul Matius dengan Injil ini tak dapat diketahui dengan tepat, tapi kalau bukan dia penulis Injil itu, besar sekali kemungkinan bahwa ia adalah seorang pemimpin dalam masyarakat di mana Injil ini lahir (masyarakat yang dimaksud barangkali adalah semacam sekolah katekisasi). Atau kalau bukan demikian, mungkin ia punya peranan penting dalam pengumpulan dan penurunan bahan-bahan yang dimasukkan ke dalam Injil itu. Susunan yang sistematis dari Injil itu sering dianggap menunjukkan tanda-tanda pekerjaan seorang pejabat cukai. Bagaimana juga, penulis Injil ini mungkin berpikir tentang tugasnya sendiri waktu ia menulis, bahwa "setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Surga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harga yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;----------------------------------------------------------------------- &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;The New Bible Commentary - Revised, Inter Varsity Press: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-size:85%;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;London, © 1976&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sarapan Pagi&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-6879192342951527104?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/6879192342951527104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/6879192342951527104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/matius-dan-injilnya.html' title='Matius dan Injilnya'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-380493958357724254</id><published>2007-11-17T20:32:00.000-08:00</published><updated>2007-11-17T21:12:17.158-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>Cinta Sapu Tangan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;Dahulu…&lt;br /&gt;Saat pertama kali ku bertemu denganmu,&lt;br /&gt;Ditepi pantai berombak, di sunyinya malam&lt;br /&gt;Hanya ada suara deru ombak&lt;br /&gt;Di depan sapu tangan ini&lt;br /&gt;Aku menyatakan cintaku saat itu&lt;br /&gt;Betapa bahagianya hatiku saat kau menerima cintaku&lt;br /&gt;Ingin meledak rasanya hati ini&lt;br /&gt;Itu dahulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu…&lt;br /&gt;Kau disini, aku pun kesini&lt;br /&gt;Kau kesana, aku pun kesana&lt;br /&gt;Apa yang kau miliki, itu pun milikku&lt;br /&gt;Apa yang kau lihat, aku pun melihat&lt;br /&gt;Apa yang kau dengar, aku pun mendengar&lt;br /&gt;Apa yang kau rasa, aku pun merasa&lt;br /&gt;Dimana ada engkau disitupun ada aku&lt;br /&gt;Satu hari saja aku tak bersamamu bagaikan setahun lamanya&lt;br /&gt;Kita hampi tidak bias dipisahkan&lt;br /&gt;Itu dahulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sekarang…&lt;br /&gt;Ketika semua sudah keberikan kepadamu&lt;br /&gt;Segenap hatiku, tenagaku, pikiranku dan hatiku&lt;br /&gt;Telah kau ambil dariku…&lt;br /&gt;Mana bukti cintamu…&lt;br /&gt;Mana kesetiaanmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;ITS ALL ABOUT BULLSHIT LOVE…&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-380493958357724254?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/380493958357724254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/380493958357724254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/11/cinta-sapu-tangan.html' title='Cinta Sapu Tangan'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-2852017186589017200</id><published>2007-10-12T05:11:00.000-07:00</published><updated>2007-11-11T01:43:41.273-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seni'/><title type='text'>Seniman Lukis Laki² itu (nggak) semua Impoten</title><content type='html'>Salam Sejahtera,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari aku berbincang-bincang dengan teman baikku, Abdul. Topik pembicaraan kita kali ini adalah masalah pornografi yang sekarang sedang marak diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat Indonesia, dimana banyak Pro &amp;amp; Kontra tentang pornografi dari prostitusi sampai RUU Pornografi dan Pornoaksi oleh pemerintah. Aku memulai komentarku tentang arti dari pornografi sendiri yang menurutku jika dilihat dari etimologi nya berarti sesuatu baik itu gambar, video, maupun aksi yang membuat orang lain meningkat gairah birahi sehingga menyebabkan orang tersebut ingin melakukan hubungan seks seperti yang telah dilihatnya. Abdul pun setuju dengan pernyataanku, dan dia menyatakan bahwa di Indonesia hal tersebut sangat mudah ditemui dan bahkan masyarakat tidak lagi menganggap hal tersebut tabu untuk diperbincangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu topik pembicaraan kita beralih ke persoalan yang beberapa tahun lalu diperbincangkan oleh masyarakat umum, yaitu tentang foto artis ibukota yaitu Anjasmara dan seorang model bernama Isabella yang berfoto (setengah) bugil. Foto tersebut pernah membuat kontroversi di kalangan masyarakat bahkan organisasi-organisasi pembela agama pun secara ekstrim menentang dan memprotes foto tersebut karena perkataan sang fotografer. Fotografernya berkata bahwa itu bukanlah suatu pornografi melainkan hanyalah sebuah ekspresi seni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Abdul memberikan contoh-contoh lain tentang seniman yang membuat foto/lukisan bugil dan berkata bahwa itu hanyalah sebagian dari kebebasan berekspresi untuk seni. Dia pun meminta pendapatku apakah foto/lukisan semacam itu termasuk pornografi atau bukan. Aku pun berpendapat bahwa foto-foto dan lukasan-lukisan itu bisa membuat birahiku meningkat sehingga bisa dibilang itu termasuk pornografi dan tidak ada seninya, aku berkata seperti itu karena aku tidak mengerti sama sekali tentang seni rupa semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul pun bertanya mengapa para seniman tersebut berkata bahwa itu adalah seni. Dan pernyataan yang membuat aku kaget dan tercengang, Abdul berkata bahwa semua seniman lukis laki-laki itu impoten. Karena gambar yang jelas-jelas membangkitkan birahi seseorang malah dibilang sebagai sebuah seni. Aku bingung dengan pernyataan Abdul dan aku pun mendebatnya bahwa memang itu adalah kebebasan ekspresi seni, sebuah pernyataan yang plin-plan menurutku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah berdebat sekian lama kami berdua menarik sebuah kesimpulan bahwa "(nggak) Semua Seniman Lukis Lelaki itu Impoten".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-2852017186589017200?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/2852017186589017200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/2852017186589017200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/seniman-lukis-laki-itu-nggak-semua.html' title='Seniman Lukis Laki² itu (nggak) semua Impoten'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-4289020106413368642</id><published>2007-10-12T05:09:00.002-07:00</published><updated>2007-11-17T21:09:23.801-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Surat-surat Paulus dan surat-surat lainnya dalam Perjanjian Baru</title><content type='html'>Surat-surat Paulus ditulis untuk orang-orang yang telah mengenal 'kerugma' itu; karenanya setiap rujukan ke situ hanya bersifat kebetulan dan mengingatkan. Ada dua penunjukan yang luar biasa dalam 1 Korintus. Dalam 1 Korintus 15:3 dan ayat-ayat berikutnya, Paulus mengingatkan pembacanya tentang berita yang pemberitaannya telah membawa keselamatan kepada mereka. "Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan dan bahwa Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih 500 saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tapi beberapa di antaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul...." Dengan merumuskan berita itu secara demikian, Paulus berkata bahwa ia sendiri menerimanya dari orang lain (Yunani 'parelabon') sebelum ia dalam gilirannya meneruskannya ('paredôka') kepada jemaat Korintus. Dalam hubungan ini adalah dugaan yang baik, bahwa Paulus memanfaatkan sebaik-baiknya masa dua minggu ia bersama Petrus, yaitu ketika ia pergi ke Yerusalem untuk mengunjunginya ('historêsai') kira-kira tahun 35 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkuman ini, sekalipun singkat, namun mengandung lebih banyak daripada suatu penjumlahan semata-mata dari "kejadian-kejadian apa adanya" tentang kematian seseorang, penguburan-Nya, kebangkitan-Nya serta penampakan-Nya kepada sejumlah orang yang mengenal-Nya. Kejadian-kejadian ini ditafsirkan: orang yang dipersoalkan adalah Mesias orang Yahudi yang telah diharap-harapkan (Kristus). Kematian-Nya dalam arti tertentu diderita bagi dosa-dosa orang lain, dan baik kematian-Nya maupun kebangkitan-Nya, keduanya adalah sesuai dengan maksud Allah yang dinyatakan dalam Kitab-kitab Suci orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penunjukan yang lain dalam surat ini ditandai oleh dua kata kerja yang sama -- 'parelabon', "Aku menerima dari tradisi" (suatu tradisi yang kembali hingga kepada Tuhan sendiri), dan 'paredôka', "Aku teruskan". Di dalam pemberitaan itu Paulus mengingatkan para pembacanya akan suatu kejadian yang terjadi pada malam pengkhianatan atas "Tuhan Yesus" -- penetapan-Nya akan suatu perbuatan memecah-mecahkan roti dan minum anggur sebagai peringatan bagi-Nya, suatu perbuatan yang, kata Paulus, harus diulangi oleh orang Kristen, yang dengan demikian akan "memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang". Anak kalimat yang terakhir ini memberi kesan bahwa cerita itu belum selesai; paling sedikit satu kejadian masih ketinggalan untuk menggenapinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penunjukan-penunjukan yang kebetulan di dalam surat yang sama, kita mengetahui bahwa kematian Mesias mengambil bentuk penyaliban, suatu perbuatan yang terbukti menjadi batu sandungan bagi banyak orang yang mendengar cerita Injil. Dari Surat-surat Paulus yang lain kita menyimpulkan bahwa Yesus dilahirkan sebagai Yahudi dan hidup di bawah hukum Taurat Yahudi, bahwa Ia bukan hanya keturunan Abraham, tapi juga anggota dari wangsa kerajaan Daud, bahwa kematian-Nya adalah kematian yang khas sesuai hukum Romawi oleh penyaliban, namun beberapa tanggung jawab itu terletak juga para pemimpin Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 1 Timotius 6:13 kita ketahui Ia berdiri di hadapan Pontius Pilatus dan "mengikrarkan ikrar yang benar", sekalipun menurut 2 Timotius 4:1 Ia sendiri adalah Hakim yang ditunjuk Allah, yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Pada waktu Paulus menulis, orang percaya bahwa Kristus ditinggikan di sebelah kanan Allah (suatu ungkapan yang menunjuk kembali kepada Mazmur 110:1). Karena Ia adalah Hakim yang ditunjuk oleh Allah, maka "kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghakiman nampak dikaitkan dengan penampilan Kristus pada masa yang akan datang, suatu kejadian yang akan disertai oleh kebangkitan orang mati yang percaya, dan penerimaan hidup yang tidak dapat mati oleh mereka yang hidup pada waktu itu, pada suara sangkakala yang terakhir. Bahwa 'kerugma' Paulus berisi beberapa berita tentang penyempurnaan kelepasan ilahi di dalam 'parousia' Kristus adalah jelas, umpamanya, ketika ia menulis kepada petobat di Tesalonika dengan mengingatkan mereka kepada pertobatan mereka, sebagai berikut: "Kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar, dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari surga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang." Unsur eskatologis ini sama tetapnya dalam 'kerugma' Perjanjian Baru seperti peranannya yang besar dalam berita nabi-nabi dalam Perjanjian Lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paulus bertetap hati, bahwa fakta asasi Injilnya adalah sama dengan dasar yang diberitakan oleh rasul-rasul yang lain. Justru tidak mengherankan menjumpai dalam 1 Petrus peristiwa yang sama yang disajikan sebagai asas 'kerugma'; kematian dan kebangkitan Yesus yang adalah Mesias, ditinggikan-Nya hingga di sebelah kanan Allah, kemuliaan-Nya yang masih akan dinyatakan -- semuanya disajikan sebagai pemenuhan nubuat Perjanjian Lama dan sebagai asas bagi penerimaan keselamatan. Penulisnya yang menegaskan sebagai saksi dari sengsara Mesias, memperluas kejadian-kejadian yang menyelamatkan, terlebih-lebih sikap Kristus dalam kesengsaraan dan kematian-Nya yang tidak seharusnya diderita. Hal itu semuanya dilakukan dengan cara demikian seolah-olah untuk mengulangi gagasan -- barangkali di beberapa tempat bahkan bahasanya juga -- tentang pemberitaan rasuli yang sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis Perjanjian Baru yang ketiga, yaitu penulis Surat Ibrani, berpendapat bahwa para pembacanya memiliki pengetahuan yang seragam tentang fakta-fakta asasi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pemberitaan tertua itu, seperti dipantulkan dalam Surat-surat Paulus dan Surat-surat Perjanjian Baru lainnya, kita dapat membedakan unsur-unsur sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Allah telah mengunjungi dan menyelamatkan umat-Nya dengan mengutus Anak-Nya Mesias, pada waktu pemenuhan maksud-Nya yang dinyatakan dalam Kitab-kitab Perjanjian Lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Mesias datang, seperti dinubuatkan datang dari bangsa Israel, dari suku Yehuda, dari wangsa Daud, di dalam diri Yesus dari Nazaret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Seperti dinubuatkan oleh para nabi, Ia mati untuk dosa-dosa manusia di atas kayu salib, dikuburkan, dan --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Bangkit lagi sesudah tiga hari, seperti banyak "saksi mata" dapat membuktikannya (kesaksian pribadi dengan melihat ini ditekankan secara khas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Ia ditinggikan di sebelah kanan Allah, dan dari sana -- f. Ia mengutus Roh-Nya kepada mereka yang percaya kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Ia sendiri kelak akan kembali untuk menghakimi semua manusia dan menggenapi karya penyelamatan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Atas dasar peristiwa-peristiwa ini, pengampunan dosa dan "hidup pada masa yang akan datang" ditawarkan kepada semua orang yang bertobat dan percaya kepada kabar baik; dan mereka yang percaya dibaptiskan dalam nama Kristus dan dibentuk menjadi suatu persekutuan yang baru, gereja Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;BP, Sarapan Pagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-4289020106413368642?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4289020106413368642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4289020106413368642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/sekilas-tentang-amsal-pasal-12.html' title='Surat-surat Paulus dan surat-surat lainnya dalam Perjanjian Baru'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-4612758041204336396</id><published>2007-10-12T05:09:00.001-07:00</published><updated>2007-10-12T05:41:24.624-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>TH should send more troops to Iraq</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;United Nation Organization should send peace maker to IRAQ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Labibah:&lt;br /&gt;- As social, 2002 Iraq VS USA, because USA believe Iraq have WMD and USA must destroy WMD.&lt;br /&gt;- USA do unhumanity, so there are victim very much.&lt;br /&gt;- This conflict didn't end, because USA change the reason as bringdown Saddam Hussein, why many victim? cause USA dont have humanity.&lt;br /&gt;- So UNO must send the peace maker. Select and send them  to Iraq, in order war in Iraq will end and Iraq will be peace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reza:&lt;br /&gt;- The first troops only bring nothing. So, we must send more troops.&lt;br /&gt;- But, UNO is not USA. USA is country but UNO is organization, world organization.&lt;br /&gt;- We only spend our fund. But, if this plan success its make peace, its good advantage for us. So, which one do you choose? money or peace?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grace:&lt;br /&gt;- Civilion is better than money...&lt;br /&gt;- With this troop, Iraq will be peace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angga:&lt;br /&gt;- You&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Me:&lt;br /&gt;- UN has other member, you don't hear the first speaker, UN will selecting the troops...&lt;br /&gt;- The problem in Iraq, its a big problem. But, the flood in Jakarta is small problem, it is about 2 week the flood is end&lt;br /&gt;- We must send more in order make peacefull in Iraq&lt;br /&gt;- We dont speak abou USA but UNO...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-4612758041204336396?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4612758041204336396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/4612758041204336396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/th-should-send-more-troops-to-iraq.html' title='TH should send more troops to Iraq'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-3847236402360473354</id><published>2007-10-12T05:06:00.001-07:00</published><updated>2008-02-21T01:32:53.698-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>THBT nature never does wrong</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Team line: The Lapindo case not causes by nature but Lapindo Management.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yulia:&lt;br /&gt;- If the soil system is good the disaster will not happen.&lt;br /&gt;- The move of the plate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fiyan:&lt;br /&gt;- You say about Probolinggo. I am confuse what's your motion, case in Lapindo or Probolinggo/Sumatra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Husni:&lt;br /&gt;- The structure of the soil.&lt;br /&gt;- Nature is wrong in Lapindo Case.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dyah:&lt;br /&gt;- With plat = cause the plat influence to gas in under the earth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Me:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I AM NOT MOOD ahhh ahhhh ahhh&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.sarapanpagi.org/download/file.php?avatar=4_1199979603.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 228px; height: 228px;" src="http://www.sarapanpagi.org/download/file.php?avatar=4_1199979603.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;-&gt; my world&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUD NOT MOOD...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-3847236402360473354?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3847236402360473354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3847236402360473354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/thbt-nature-never-does-wrong.html' title='THBT nature never does wrong'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5444302399949398279</id><published>2007-10-12T05:05:00.000-07:00</published><updated>2007-10-12T05:32:35.711-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>THBT condoms are not the answer</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Social point of view: the habit, if we always use condoms, make good habit, and know every do sex use a condom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Condoms are the answer.&lt;br /&gt;87,8%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yulia:&lt;br /&gt;- Support increase free sex.&lt;br /&gt;- Without condom people can do free sex.&lt;br /&gt;- You can't blame the condom if the family do affair.&lt;br /&gt;- With condom family can be happy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud:&lt;br /&gt;- Condom is really guaranty our safety of the disease.&lt;br /&gt;- Malaysia that use ATM condom can decrease free sex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asry:&lt;br /&gt;- AHHHH .........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edo:&lt;br /&gt;- If we sell the condom with high price, the people will think twice to buy a condom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anna:&lt;br /&gt;- Although condom is limited and  i think but the fact...&lt;br /&gt;- Although Malaysia moslems country it's not always show that, Malaysia will have do it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5444302399949398279?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5444302399949398279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5444302399949398279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/thbt-condoms-are-not-answer.html' title='THBT condoms are not the answer'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-6874594647829231054</id><published>2007-10-12T05:03:00.003-07:00</published><updated>2007-10-12T05:05:29.343-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>THBT high school music festival is (not) wasting money</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Education &amp;amp; Economic -&gt; Student can independent to make a program, increase the income will build the school.&lt;br /&gt;Art -&gt; Human need entertainment, human is social creature.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Labibah:&lt;br /&gt;- Spend money but.&lt;br /&gt;- As bigger the grup band, it's more easy to find the sponsor.&lt;br /&gt;- You say sometimes, advantage is not suitable. It's only your assumtion. If the program lose &amp;amp; failed, we have the experiences, its a big advantage.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud:&lt;br /&gt;- SMA 4 invite many band and get advantage&lt;br /&gt;- Our SMA last year invite J- Rock and get advantage Rp. 10 million,-&lt;br /&gt;- We have 2 part of brain, left side and right side. We must balance our brain~~~&lt;br /&gt;- SMA every year do the music festival. If only wasting money they will stop it.&lt;br /&gt;- If we can invite the guest star, its means we are creative, have a experience and good in organization.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grace:&lt;br /&gt;- So, find the sponsor is difficult.&lt;br /&gt;- If we can do music festival, we have different feel, than hear music by radio, TV and other.&lt;br /&gt;- Study is not only with teory. But, experience is a best teacher.&lt;br /&gt;- Ungu's concert, if we can do the festival well its will be happen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-6874594647829231054?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/6874594647829231054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/6874594647829231054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/thbt-high-school-music-festival-is-not.html' title='THBT high school music festival is (not) wasting money'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5335657758794670747</id><published>2007-10-12T05:03:00.001-07:00</published><updated>2007-10-12T05:30:27.488-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>THW sell the country</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Labibah:&lt;br /&gt;- Palm Oil&lt;br /&gt;- You say many percent of government income is from tourism object. But, if we sell it, the income will be taken by buyer. So, the government don't have income.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dyah:&lt;br /&gt;- And we will lost the devisit from tourism object. Sell the tourism object can't increase our devisit.&lt;br /&gt;- Palm oil is not good industries, because palm oil have little usefull and function.&lt;br /&gt;- We also have a lot of good sector...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud:&lt;br /&gt;- You say we only sell the beauty. It's mean we are not sell, but rent. If we sell the beauty, its mean we sell the place.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angga:&lt;br /&gt;- We don't really sell, we sell the beauty.&lt;br /&gt;- If we sell our place, it's decrease our device.&lt;br /&gt;- Palm oil is gas oil, How can't it be?&lt;br /&gt;- If other industry give income, why we sell the place?&lt;br /&gt;- If we sell the place, we will lost our culture, our culture will be break.&lt;br /&gt;- More than 79% student influence the bad culture.&lt;br /&gt;- So we should not need our country.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fian:&lt;br /&gt;- Export our tourism object?&lt;br /&gt;- My first speaker don't say tourism object not important but the palm oil is not important.&lt;br /&gt;- Can we say that sell is see the panorama?&lt;br /&gt;- My second speaker say about culture, you know the tourism come to Indonesia because culture, you say culture not important.&lt;br /&gt;- You have not any fact its only your arum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5335657758794670747?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5335657758794670747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5335657758794670747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/thw-sell-country.html' title='THW sell the country'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-5607908624264103120</id><published>2007-10-12T05:02:00.000-07:00</published><updated>2007-10-12T05:28:06.963-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='debate'/><title type='text'>THW reform Indonesia's football funding</title><content type='html'>Good Day readers...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We as government said of this house will divine this motion today.&lt;br /&gt;We should change the indonesian football funding, because by background economic point of view:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- This activity always make regional government less. Almost the winner team in Liga Indonesia are the same teams. So, regional government must give budget, fresh money to the club every year and the budget for football funding increase by the year. We give many cost to the team but how with government? what the advantage for the government&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Example like Deltras. Deltras need many cost for it's match, and the budget, increse by the years. So, it's better if the government realocatted the budget to the disaster in Porong. So far, do the Deltras give advantage to the government?, no... no... no...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- If the government always feed the club, the club can't independent. But if club try to find budget to&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How about you ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-5607908624264103120?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5607908624264103120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/5607908624264103120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/thw-reform-indonesias-football-funding.html' title='THW reform Indonesia&apos;s football funding'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2435616149765943463.post-3700465673078802774</id><published>2007-10-12T04:59:00.000-07:00</published><updated>2007-10-12T05:14:19.890-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Konsep Allah Tritunggal tidak sama dengan H2O</title><content type='html'>Salam Sejahtera,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu saat aku berkunjung kerumah teman baikku Abdul, ada sebuah pembicaraan yang menarik tentang konsep Tritunggal kristen, yaitu mengakui adanya Allah Bapa, Allah Putra, dan Allah Roh Kudus. Pembicaraan dimulai saat Abdul bercerita bahwa saat dia kuliah salah seorang temannya yang beragama non-Kristen bertanya kepada Abudl tentang mengapa orang kristen menyembah tiga Tuhan. Abdul ketika itu bersemangat sekali saat menjelaskan Konsep Tritunggal tersebut, dia menjelaskan bahwa Allah itu satu tetapi mempunyai tiga pribadi yang berbeda yaitu Bapa, Putra dan Rohkudus. Dia pun mengilustrasikan kepada temannya tersebut bahwa Konsep tersebut sama dengan air, bahwa air itu suatu saat dapat menjadi tiga wujud yaitu menjadi es, cair, dan gas. Akhirnya setelah mengerti teman si Abdul menjadi seorang kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi aku teringat kata salah seorang Pendeta ketika aku mendatangi seminar satu bulan yang lalu, bahwa konsep Tritunggal tidak sama dengan H2O. Maksudnya adalah jika H2O yang terdiri dari 2 atom H dan 1 atom O (woi anak IPA nih yee..) dapat menjadi tiga wujud dalam waktu yang berbeda-beda dan tidak bisa menjadi padat, cair, dan gas dalam waktu bersamaan. Tetapi Allah Tritunggal bisa menjadi tiga pribadi yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus dalam satu waktu yang bersamaan. Lalu hal ini kuberitahukan kepada Abdul agar bisa kita diskusikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekian lama kita diskusikan bersama, akhirnya kita mengambil kesimpulan bahwa konsep Tritunggal tidak sama dengan H2O.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2435616149765943463-3700465673078802774?l=glembo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3700465673078802774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2435616149765943463/posts/default/3700465673078802774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://glembo.blogspot.com/2007/10/konsep-allah-tritunggal-tidak-sama.html' title='Konsep Allah Tritunggal tidak sama dengan H2O'/><author><name>Agape Boy</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07229975112995697387</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='31' src='http://tbn0.google.com/images?q=tbn:mkG6dIOjcfPTZM:http://www.firstpeople.us/pictures/challenger/JD-Challenger-The-Prophet.jpg'/></author></entry></feed>
